Chapter 97 (1) : Sao yang Jahat Datang Lagi
Rebirth of the Malicious Empress of
Military Lineage: Chapter 97 (Part 1)
Di tahun baru musim dingin tahun keenam puluh
sembilan Ming Qi, ada salju sepanjang malamnya. Salju yang tepat waktu ini
menandakan tahun dengan panen raya ke depan, membuat orang-orang biasa diliputi
sukacita selagi mereka berdoa untuk panen di tahun yang akan datang.
Namun, bagi kediaman Jenderal di ibu kota
Ding, ini pastinya tahun yang spesial.
Rumah tangga Kedua dari keluarga Shen telah
kehilangan seorang putri Di, dan ibu kepala rumah tangga mereka
juga jadi gila. Terlebih lagi, rumah tangga Pertama yang paling berkuasa
tampaknya berselisih dengan dua rumah tangga lainnya, dan tidak sedekat dulu,
bahkan ada tanda-tanda kerenggangan yang jelas.
Keluarga Huang yang sebelumnya bertunangan
dengan Shen Qing menjadi musuh total keluarga Shen karena masalah Shen Qing,
tetapi karena Shen Xin dan pasangannya tidak berada di ibu kota Ding sepanjang
tahun, mereka tidak marah padanya.
Sedangkan untuk keluarga Wei yang bertunangan
dengan Shen Miao, karena Luo Xue Yan turun tangan secara pribadi, mereka juga
memastikan bahwa itu semua adalah kesalahpahaman. Keluarga Wei termasuk jujur
dan tidak mempersulitnya, ditambah karena Shen Xin berjanji untuk membantu
Wei Daren di masa depan selama di mahkamah, keluarga Wei pun
tentu saja senang untuk menjual bantuan ini.
Sehubungan dengan Shen Miao, tahun baru ini
termasuk lumayan baik. Tidak ada Fu Xiu Yi, tidak ada Pangeran Yu, bahkan tidak
ada Ren Wan Yun dan Shen Qing. Beberapa hal memang berubah selangkah demi
selangkah.
Namun, meskipun ia senang, ada seseorang yang
tidak senang.
***
Di Rong Jing Tang, Nyonya Besar Shen duduk di
kursinya sementara Shen Yuan Bo merangkak di sekelilingnya, tetapi ia agak
tidak sabaran. Ada pula kebencian di wajahnya yang keriput.
“Keluarga Pertama sekarang tidak
mementingkanku, bahkan tidak memberikan uang lagi ke dana umum tahun ini.
Beberapa peti penuh barang berharga yang dianugerahkan istana semuanya dikunci
di halaman mereka sendiri! Apa yang mereka pikirkan? Apakah mereka bahkan
menganggapku penting!”
Kapan pun Nyonya Besar Shen menyinggung soal
hal ini, ia akan marah. Sebelumnya, Shen Xin akan memasukkan semua
barang-barang yang dianugerahkan dari istana ke dana umum setiap tahunnya,
karena kedua suami-istri sering tidak berada di ibu kota Ding, selain dari
meninggalkan beberapa mainan kecil untuk Shen Miao, sebagian besar barangnya
tak berguna bagi mereka. Nyonya Besar Shen sudah mendapat manfaat dari ini
berkali-kali, tetapi sekarang, ada perubahan tak terduga antara Shen Xin dan
anggota keluarga Shen lainnya, Shen Xin bahkan tidak mengirimkan uang kemari
dan di mata Nyonya Besar Shen, ini betul-betul keterlaluan.
“Nyonya Besar tidak boleh marah. Mungkin,
setelah beberapa hari ini, kemarahan Tuan Pertama akan mereda dan akan
mengirimkan barang kemari.”
Zhang ma ma di sampingnya
menghibur, “Diasumsikan itu karena masalah perlakuan Nona Kelima, makanya
membuat Tuan Pertama tidak puas dan tidak mau mengirimkan barang kemari.”
“Perlakuan Gadis Kelima apanya?”
Nyonya Besar Shen menggerutu, “Selama
bertahun-tahun ini, aku sudah memberikannya makan dan minum, juga
membesarkannya, dan keluarga Pertama masih tidak puas? Kulihat, ia tidak mau
mengakuiku sebagai ibu! Serigala bermata putih! Dan Luo Xue Yan
itu, sekarang bahkan Gadis Kelima begitu pintar, siapa yang tahu apakah ada
seseorang di belakang yang mengajari!”
(T/N: Tidak tahu terima kasih.)
Ketika Zhang ma ma melihat
kalau Nyonya Besar Shen semarah itu, ia tetap diam sejenak sebelum ia
berbicara, “Sekarang, karena Nona Kelima sudah dewasa, pikirannya juga jadi
serius. Tetapi, Nona Kelima dibesarkan oleh Nyonya Besar, dan sebelumnya Nona
Kelima akan mematuhi perkataan Nyonya Besar, jadi terlihat bahwa ia menghormati
Nyonya Besar dalam hatinya. Akan baik apabila Nyonya Besar memanggil Nona
Kelima kemari suatu hari dan membujuknya, karena ia adalah gadis kecil, pasti
akan mudah untuk dirayu. Nona Kelima paling disayangi oleh Tuan Pertama dan
Nyonya Pertama, jadi jika bisa mengendalikan Nona Kelima, bukankah itu berarti
bahwa Anda dapat mengendalikan keluarga Tuan Pertama?”
Zhang ma ma ini juga orang
yang sangat licik. Faktanya, Nyonya Besar Shen pada akhirnya adalah
seorang wanita di tengah angin dan debu, dan cara serta taktiknya
memalukan, karenanya ketika membicarakan soal menjadi ibu kepala keluarga, itu
lebih seperti ia tidak punya sumber daya meskipun ia hendak melakukannya.
Selama bertahun-tahun, kalau bukan karena Zhang ma ma memberikan
panduan, orang tidak tahu seberapa banyak lelucon yang telah dibuatnya.
(T/N: Berarti seorang wanita di tempat
pelacuran.)
Nyonya Besar Shen mencibir, “Aku masih harus
membujuknya? Melihat gadis itu mengingatkanku akan jalang itu, yang masih
memiliki hati Tuan Besar bahkan setelah mati selama bertahun-tahun. Semuanya
bias terhadap keluarga Pertama mereka, dan sekarang kau masih mau aku untuk
menyenangkannya? Aku merasa jijik melihatnya!”
Zhang ma ma agak tak berdaya
dan ingin membujuk lebih jauh, tetapi mendengar pelayan di pintu berkata, “Tuan
Muda Kedua, Anda di sini.”
Shen Yuan melangkah masuk.
“Yuan-er.”
Melihat Shen Yuan masuk, sikap Nyonya Besar
Shen cukup menghangat. Ketika Shen Yuan Bo yang berada di dipan melihatnya, ia
juga melihat ke Kakak Lelaki Keduanya sambil tersenyum gembira.
Shen Yuan tidak mengulurkan tangannya untuk
menggendong Shen Yuan Bo dan hanya tersenyum, “Datang kemari untuk melihat
Nenek.”
“Apanya yang bisa dilihat.”
Nyonya Besar Shen menegur, tetapi ia memasang
ekspresi bahagia. Di antara cucu-cucunya, favoritnya adalah Shen Yuan. Studi
Shen Yuan luar biasa sejak usia muda dan juga memasuki karir pejabat, membuat
semua orang memujinya dan juga menumbuhkan reputasinya. Tentu saja ia paling
dihargai oleh Nyonya Besar Shen.
“Beruntung mendapatkan sebotol krim salju
giok dan secara khusus membawakannya kemari untuk Nenek. Nenek tidak boleh
meremehkan niat baik cucu ini.”
Shen Yuan tersenyum selagi ia menyerahkan
botol di tangannya ke Nyonya Besar Shen.
Nyonya Besar Shen agak terkejut, diikuti
dengan ia yang berpura-pura marah, “Berapa umurku untuk menggunakan ini. Apa
kau sengaja membuatku marah?”
Biarpun begitu, ada ekspresi yang tak rela
berpisah di wajahnya.
Bagaimanapun juga, latar belakang Nyonya
Besar Shen berasal dari seorang biduanita, dan karenanya, bedak dan pemerah
pipi digunakan tanpa henti meski jika ia sudah tua. Shen Yuan tahu bagaimana
cara beradaptasi dengan selera orang lain, dan langsung bisa menghilangkan
suasana hatinya yang kabur.
“Nenek masih muda, jadi barang bagus semacam
ini harus digunakan pada Nenek.”
Shen Yuan menyanjung tanpa perubahan
ekspresi. Setelah itu, si nenek dan cucu membicarakan hal lainnya. Shen Yuan
cerdik dan Nyonya Besar Shen sejak awal menyukainya, ditambah ia sengaja
memilih topik yang akan membuat Nyonya Besar Shen senang, oleh sebab itu,
atmosfer Rong Jing Tang sangat harmonis, bahkan sampai Shen Yuan Bo yang duduk
di dipan pun diperlakukan acuh tak acuh.
Setelah mengobrol selama beberapa saat,
tiba-tiba Shen Yuan sepertinya teringat sesuatu dan berkata tanpa niat,
“Omong-omong, Nenek, sepertinya setelah beberapa hari, biao mei dan biao
di akan datang kemari.”
(T/N: Biao Mei—Adik sepupu perempuan biasanya
dari pihak ibu. Biao Di—Adik sepupu lelaki biasanya dari pihak ibu.)
Nyonya Besar Shen kaget sebelum berbicara
dengan suara dingin, “Apanya yang biao mei? Apanya yang biao
di? Mereka hanya akan tinggal selama beberapa hari sebelum pergi.”
Sebelum Nyonya Besar Shen jadi seorang
biduanita, ia juga punya keluarga. Mungkin, keluarga itulah yang menjualnya ke
rumah bordil, dan rumah leluhur Nyonya Besar Shen berada di Su Zhou. Setelah
Nyonya Besar Shen dibawa kemari oleh Jenderal Shen untuk menjadi istrinya,
tentu saja ia memutuskan semua hubungan dengan keluarga itu.
Hanya saja, tahun ini tak tahu bagaimana,
tetapi keluarga itu mendengar kabar tentang Nyonya Besar Shen, dan menyuruh
sepasang cucu mereka untuk datang kemari ke ibu kota Ding, mengatakan bahwa itu
untuk menengok Nyonya Besar Shen, tetapi semua orang jelas bahwa ini adalah
untuk mencari bantuan secara cuma-cuma.
Dengan tipe orang seperti Nyonya Besar Shen
yang bertindak dengan pemikiran mata duitan, dan setelah bertahun-tahun tidak
bertemu, tentunya ia tidak akan memiliki perasaan untuk keluarga itu. Jadi,
sewaktu Shen Yuan menyinggung masalah itu, tentu saja ia tidak mau bicara lebih
soal itu.
Shen Yuan berkata, “Aku tidak pernah melihat
pasangan saudara sepupu ini dan memikirkan ini, usia mereka akan mirip dengan
usia Adik Perempuan Kelima.”
Ia menghela napas, “Omong-omong, kepulangan
Kakak Lelaki Pertama ke ibu kota Ding di perjalanan kali ini, aku dengar
kalau Bo Pertama dan Bo Mu Pertama sedang
memilih Nona yang menarik minatnya. Kemungkinan besar mereka mengkhawatirkan
hal-hal besar untuknya.”
“Shen Qiu memilih istri?”
Nyonya Besar Shen mendadak duduk tegak, “Aku
tidak tahu tentang masalah ini. Yuan-er, apa kau tahu nona keluarga mana yang dipilih
mereka?”
“Itu, aku tidak tahu.”
Shen Qiu berpikir sedikit, “Tetapi, dengan
status keluarga Bo dan Bo Mu Pertama, tentu
mereka akan memilihkan nona dengan keluarga yang memiliki kuasa yang lebih
besar di mahkamah, maka itu akan menambahkan bunga di brokatnya. Dengan prospek
Kakak Lelaki Pertama saat ini, aku yakin bahwa, dengan dukungan keluarga Sao Pertama,
ia hanya akan menjadi seekor harimau yang kuat dan naik ke level selanjutnya.”
Semakin banyak Shen Yuan berkata begitu,
semakin jelak pula wajah Nyonya Besar Shen.
Setelah waktu yanag lama, ia kemudian berujar
masam, “Orang harus melihat, apakah Nona lainnya itu menyukainya!”
Shen Yuan hanya memasang tampang tidak tahu
dan berujar tanpa maksud, “Tetapi, hal yang terpenting adalah sesuai dengan keinginan
Kakak Lelaki Pertama. Kalau Kakak Lelaki Pertama menyukainya, maka Keluarga
Pertama tidak masalah. Jika aku mengatakannya, mungkin saja biao mei yang
disukai Kakak Lelaki Pertama dan pada saat itu, akan mempererat ikatan dengan
pernikahan.”
“Omong kosong macam apa yang kau bicarakan?”
Nyonya Besar Shen mengerutkan dahi, dan tanpa
sadar membantah kata-kata Shen Yuan, “Identitas apa yang dimilikinya. Mana
mungkin keluarga Pertama itu tertarik?”
“Aku hanya membicarakannya sambil lalu, Nenek
tidak perlu memusingkannya.”
Shen Yuan tersenyum dan mengubah topiknya.
Setelah beberapa patah kata lagi, ia kemudian pamit pergi, tetapi ketika ia
pergi, ia diam-diam menatap Zhang ma ma.
Setelah Shen Yuan pergi, Nyonya Besar Shen
terus memikirkan tentang apa yang dikatakan Shen Yuan sebelumnya. Di satu
pihak, ia tahu bahwa perkataan Shen Yuan lancang, karena bahkan jika Shen Xin
dan istrinya berpikiran terbuka, mereka tidak akan bisa menyukai identitas
keluarga yang rendahan itu. Apalagi, Shen Qiu bukanlah orang yang bernafsu,
jadi masalah ini sesulit naik ke Surga.
Tetapi, di lain pihak, hati Nyonya Besar Shen
tergerak oleh ucapan Shen Yuan. Apabila Shen Qiu menemukan seorang nona
keluarga bangsawan, pengaruhnya akan meningkat lebih tinggi. Nyonya Besar Shen tidak
tahan melihat Shen Qiu baik-baik saja, jadi mana mungkin ia hanya menonton
selagi sayapnya tumbuh dengan montok.
Jika ia menikahi cucu perempuan keluarganya,
tak hanya itu tidak akan lebih baik baginya, itu juga akan menjatuhkan rumah
tangga Pertama keluarga Shen dan akan menjadi kaki belakang Shen Qiu. Lalu, ini
pun bagus.
Selagi Zhang ma ma memukul-mukul
kecil bahu Nyonya Besar Shen, ia berkata pelan, “Nyonya Besar, sebenarnya,
pelayan tua ini juga merasa bahwa ada sejumlah kebenaran dalam ucapan Tuan Muda
Kedua.”
Setelah menjeda, kemudian ia berkata, “Coba
pikirkan, kalau Tuan Muda Pertama menikahi Nona Biao, hubungan lama
akan dieratkan oleh pernikahan. Nona Biao ada di pihak Nyonya
Besar Shen, jadi segala sesuatunya akan lebih mudah untuk dilakukan.”
Ia berbisik, “Apabila pernikahan ini berhasil
dilaksanakan, di masa depan, urusan uang akan gampang. Bukankah uang Nona Biao adalah
uang Anda?”
Saat perkataan ini terucap, mata Nyonya Besar
Shen berbinar. Tepat. Jika Shen Qiu menikahi cucu perempuan dari keluarganya,
tentu saja cucu perempuan itu akan jadi orangnya. Mengendalikan Shen Qiu
berarti mengendalikan keluarga Pertama.
Zhang ma ma meneruskan,
“Bahkan akan lebih baik jika Tuan Muda Biao dan Nona Kelima
juga bersama. Di masa depan, seluruh kekayaan keluarga Pertama akan menjadi
milik Nyonya Besar.”
Hati Nyonya Besar Shen tergugah selagi setiap
kata Zhang ma ma serasa mencubitnya, dan membuatnya begitu
senang hingga hatinya seperti bunga bermekaran. Memikirkan bisa merebut
kekayaan dari keluarga Pertama dan juga diam-diam membuat kekacauan di dalam
keluarga Pertama, membuat Nyonya Besar Shen sangat senang.
Tetapi, setelah beberapa saat, ia mulai jadi
cemas, “Membicarakannya gampang, tetapi cucu perempuan dan cucu lelakiku itu
semuanya berasal dari keluarga kecil. Bukan seolah keluarga Pertama tidak
pernah melihat dunia luar, bagaimana mereka akan memandang mereka?”
“Ya ampun, Nyonya Besar,” Zhang ma ma tertawa,
“Anda sudah melupakan taktik masa lalu. Seberapa rumitnya sih, urusan antara
pria dan wanita. Orang hanya perlu sedikit menggunakan otaknya dan tidak ada
yang mustahil.”
Ucapannya sudah membuat Nyonya Besar Shen
tersesat dalam pikiran liar dan khayalannya. Tak lama kemudian, Nyonya Besar
Shen juga tersenyum, kemungkinan besar ia ingin tersenyum dengan memesona,
tetapi karena sudah tua, itu kelihatan aneh.
Keadaan tua musim semi itu membuatnya tampak
sangat jelek sewaktu ia berkata, “Dikatakan begitu, saat seorang pria menikmati
dan wanita menyukainya, hanya masalah kecil itu saja.”
Selesai, ia pun melirik Zhang ma ma dan
saat mereka berdua melihat makna mendalam di balik mata masing-masing, Nyonya
Besar Shen berkata, “Seseorang datang dan bawakan kotak di kamarku. Aku belum
pernah bertemu cucu perempuan dan cucu lelakiku dan aku harus memberikan mereka
hadiah untuk pertemuan pertama.”
Di luar ruangan, Shen Yuan melihat ke suara
tawa rendah dari Rong Jing Tang, dan jejak senyuman dingin pun muncul di
matanya selagi ia pelan-pelan berjalan keluar dari halaman.

0 comments:
Posting Komentar