Minggu, 10 Mei 2026

CTF - Chapter 380

Consort of A Thousand Faces

Chapter 380 : Pengasingan


Kepala Keluarga Tan merasa dadanya menegang selagi ia menyimpan tusuk rambut itu di dalam kotak, menuju ke aula utama tak lama setelahnya.

Ketika ia melihat punggung tinggi si pengunjung, Kepala Keluarga Tan merinding. Sepertinya, aku pernah melihatnya di suatu tempat sebelumnya! Selagi pria itu berbalik, Kepala Keluarga Tan terkejut sampai-sampai ia berlutut di lantai dengan bunyi gedebuk. "Orang biasa ini memberi hormat kepada Pangeran Hao."

Tatapan dingin Pei Qian Hao tertuju padanya, terdiam untuk waktu yang lama. Hanya saat Kepala Keluarga Tan mulai gemetaran karena berlutut terlalu lama, barulah ia bertanya, "Kepala Keluarga Tan, apa kau sudah menerima tusuk rambutnya?"

Kepala Keluarga Tan hampir ketakutan sampai mati ketika ia mendengar dirinya dipanggil. "Orang biasa ini sudah menerimanya; itu adalah milik putri biasa hamba. Apakah ia melakukan sesuatu yang salah?"

"Terlepas dari kemerosotan Kediaman Tan, belakangan ini agak hidup. Apa yang dijanjikan Commandery Prince Xie kepadamu?" Suara Pei Qian Hao menjadi semakin dingin selagi ia maju selangkah lebih dekat pada Kepala Keluarga Tan.

Ketika sepatu hitam tepian keemasan memasuki pandangan Kepala Keluarga Tan, jakunnya naik-turun gelisah. "Commandery Prince Xie hanya memberikan orang biasa ini sejumlah perak, supaya Kediaman Tan tidak perlu menjual tanah kami. Ia tidak memberikan apa-apa lagi kepada orang biasa ini."

Tak peduli seberapa bodoh dirinya, ia menyadari hubungan permusuhan di antara Pangeran Hao dan Commandery Prince Xie.

"Dulu, kau memohon kepada Pangeran ini agar menerima putrimu masuk ke Istana Kecantikan, mengizinkan Kediaman Tan untuk dapat bertahan hingga hari ini. Kepala Keluarga Tan, bukankah kau jelas mengapa Pangeran ini membantu Kediaman Tan dulu?"

Kepala Keluarga Tan merasakan sentakan di hatinya. Tentu saja, aku paham. Pangeran Hao melakukan itu karena ....

"Sekarang ini, kebaikan dan kesabaran Pangeran ini sudah habis terpakai. Putrimu tidak semestinya memasuki istana kekaisaran. Sekarang ini ia menghilang."

Kabar itu menyebabkan eskpresi Kepala Keluarga Tan langsung jadi kosong. Bisa kemana lagi dia, kalau bukan di istana kekaisaran? Apa sebenarnya yang terjadi pada Tan Ge?

"Pangeran Hao, apa situasi dari putri biasaku? Apakah sesuatu terjadi padanya? Kumohon pada Anda, mohon lepaskanlah putri biasaku." Kepala Keluarga Tan sangat memahami bahwa Tan Ge merupakan satu-satunya harapan Kediaman Tan untuk bangkit lagi, dan mereka harus melindunginya dengan segala cara.

Pei Qian Hao menjawab dingin, "Pangeran ini tidak melakukan apa-apa terhadap putrimu. Kau harusnya bertanya pada Commandery Prince Xie." Ia memutar tumitnya, bersiap untuk berjalan keluar dari aula utama.

Setelah Kepala Keluarga Tan tersadar, ia segera berteriak sembari berlari, "Pangeran Hao, mohon berbelas kasihan! Mohon berbelas kasihan!"

Sebelum ia dapat mengejar Pei Qian Hao, sekelompok petugas yamen datang menerobos melalui pintu Kediaman Tan. Ketua mereka dengan jelas mengumumkan, "Kediaman Tan punya banyak utang. Kediaman mereka akan disita oleh pemerintah untuk dijual. Terlebih lagi, karena menjual padi beracun dari tanah feodal Keluarga Tan secara ilegal dengan harga rendah, seluruh keluarga akan diasingkan ke perbatasan!"

Kekacauan menguasai seluruh Kediaman Tan setelah pengumuman itu dibuat, dan Kepala Keluarga Tan berteriak hingga pita suaranya serak. Ia mengerti bahwa semua ini disebabkan oleh Pei Qian Hao. Kemana perginya Tan Ge? Apa yang telah dilakukannya di istana kekaisaran?

***

Sementara itu, Tan Ge sedang duduk di dalam sebuah kereta kuda biasa di dekat sudut jalan yang menuju ke Kediaman Tan. Sekujur tubuhnya gemetaran selagi ia memandangi anggota keluarganya ditangkap dan diasingkan. Setiap pejalan kaki yang melihat pengumuman di pintu masuk Kediaman Tan dengan cap pemerintah, akan mengutarakan kritikan pedas, membuat pemandangan yang suram.

Xie Yun terkekeh pelan. "Tan Ge, alasan kenapa Kediaman Tan jatuh sampai ke keadaan ini bukan karena Pangeran ini tidak menyelamatkan mereka, tetapi karena seseorang bersikeras untuk membuat masalah bagi mereka."

Tan Ge mengetahui siapa orang yang dimaksudnya. Aku melihat Pangeran Hao berjalan keluar dari Kediaman Tan! Ia ingin memusnahkan Kediaman Tan!

Hati Tan Ge dilanda dalam badai emosi. Dibutuhkan sesaat sebelum ia dapat bertanya, "Pangeran Hao sudah menebak kalau aku adalah pelakunya?"

"Ia hanya mencurigainya, tetapi Pangeran ini memahaminya dengan sangat baik. Bahkan berdasarkan sebuah kecurigaan, ia akan menyingkirkan semua ancaman yang memungkinkan. Demi melindungi Su Xi-er, ia sanggup melakukan apa saja, apalagi memusnahkan Kediaman Tan."

Xie Yun menjeda, dan mengangkat tangan kanannya untuk menyisir rambut di samping pipi Tan Ge. "Menyegel kediaman dan tanah feodal Keluarga Tan, kemudian mengasingkan mereka dari ibu kota; dari apa yang kuketahui tentang kepribadian Pangeran Hao, ini bisa dianggap sebagai hukuman yang ringan."

Tan Ge mengangkat tangannya, dengan keras menampar tangan Xie Yun selagi ia memelototinya. "Itu semua karena Anda! Jika Anda tidak memaksaku untuk bergerak, Pangeran Hao tidak akan mencurigaiku, dan Kediaman Tan tidak akan bertemu dengan nasibnya yang sekarang!"

"Begitukah? Kalau bukan karena Pangeran ini, Kediaman Tan sudah lama sekali harus menjual tanah mereka."

Tan Ge menggelengkan kepalanya. "Tidak mungkin! Pangeran Hao berutang budi pada Kediaman Tan. Meski jika ia menyita tanah, ia tidak akan mengirimkan orang ke pengasingan." Tan Ge tiba-tiba menutup mulutnya dan menatap was-was pada Xie Yun.

"Utang budi apa? Tan Ge, kau benar-benar mengetahui banyak hal." Xie Yun menarik pergelangan tangannya dan mengerahkan tenaga.

Krak!

Pergelangan tangan Tan Ge terkilir, menyebabkan wajahnya berubah pucat akibat rasa sakit itu.

"Kau tahu apa rasa sakit itu?" Sudut mulut Xie Yun terangkat membentuk senyuman selagi ia menggerakkan tangannya lagi.

Krak!

Kali ini, pergelangan tangannya yang terkilir dikembalikan ke tempatnya yang semula.

Dua kali rasa sakit yang berturut-turut itu mengakibatkan Tan Ge tanpa sadar membelalakkan matanya dan menggigit bibirnya hingga berdarah.

"Tan Ge, apa kau ingin kembali ke Perpustakaan Kekaisaran dan membalaskan dendam demi Kediaman Tan?" Xie Yun tersenyum, tetapi nada bicaranya jelas-jelas mengancam.

"Semua orang mencurigaiku. Aku tidak bisa kembali ke Perpustakaan Kekaisaran."

"Kau hanya perlu mengatakan bahwa pria berjubah hitam menculikmu," Xie Yun menyatakan perlahan.

Tan Ge kaget. Darimana datangnya pria berjubah hitam itu?

"Apa kau membenci Pangeran ini? Barangkali, kau mati-matian ingin membunuhku?" Xie Yun mencondongkan diri ke depan dengan tatapan yang menusuk.

Tan Ge memelototinya. Aku akan membunuhnya sekarang juga jika itu mungkin! Ini semua adalah salahnya sekarang aku seperti ini!

Xie Yun tiba-tiba saja melingkarkan satu lengan di sekeliling pinggang langsingnya, membawanya ke dalam pelukannya. Bibir hangatnya mendarat di kening Tan Ge, membuatnya merasa jijik.

"Meski jika kau membenci Pangeran ini dan ingin membunuhku, kau masih memerlukan kekuasaan lebih dulu untuk melakukannya. Kembalilah ke Perpustakaan Kekaisaran dan berjuanglah untuk apa yang kau inginkan. Tidak akan ada orang yang bisa menyakitimu saat kau punya kuasa. Kau bisa menghukum Pangeran Hao karena mengasingkan Keluarga Tan, dan kau bisa membunuh Pangeran ini karena mendorongmu masuk ke dalam jurang." Xie Yun berkata pelan-pelan sembari tersenyum.

Tubuh Tan Ge menegang. Ia jelas-jelas menghinaku, tetapi ia tidak salah. Situasiku saat ini adalah karena aku terlalu lemah untuk melawan siapa pun. Jika suatu hari aku bisa mendapatkan kekuasaan, aku bisa membunuh siapa saja yang telah menyakitiku!

Tiba-tiba saja, ia teringat akan Cui-er, dan mulai meronta dalam pelukan Xie Yun. "Cui-er!"

Xie Yun menghentikannya. "Pangeran ini sudah mengirimkan Cui-er ke sebuah lokasi rahasia, dan akan menjaganya tetap aman dan selamat. Namun, ia mungkin akan pergi ke rumah bordil jika kau tidak patuh."

"Kau ... dasar hina!"

"Tan Ge, kau harus mendapatkan kekuasaan sesegera mungkin. Selama kau bisa mendapatkan itu, Pangeran ini berpikir, kau tidak memerlukan diriku untuk memberitahumu." Ia pun melepaskan Tan Ge.

Tan Ge langsung terdiam, menyelimuti kereta kuda dalam keheningan. Hanya setelah waktu yang lama, barulah ia menyatakan, "Commandery Prince Xie, aku kembali ke Perpustakaan Kekaisaran."

"Hanya seorang wanita yang memahami situasinyalah yang cerdas. Pangeran ini akan mengatur agar seseorang mengantarkanmu kembali ke istana secara rahasia." Xie Yun berkata lembut. Tak lama kemudian, kereta kuda itu mulai bergerak maju.

Banyak rakyat jelata yang sedang mendiskusikan topik tentang Hao Wang Fei saat ini. Bahkan, saat malam tiba, percakapan mereka hanya berpindah ke kedai-kedai teh dan restoran.

***

Su Xi-er berada di Istana Naga Langit ketika Guru Agung Kong memberitahukan padanya bahwa Tan Ge sudah kembali.

"Guru Agung Kong, maksud Anda adalah bahwa Tan Ge tiba-tiba saja kembali setelah menghilang? Kemana perginya dia?"

"Ia mengatakan bahwa ia diculik oleh seorang pria berjubah hitam. Bubuk obat dituangkan ke lengan kirinya, merusak kulit di area itu."

Su Xi-er bingung. "Lalu, mengapa ia kembali?"

"Ia diselamatkan oleh Commandery Prince Xie, yang kemudian mengirimkannya kembali ke Perpustakaan Kekaisaran. Aku akan membawakan ramuan obat-obatan dari Institut Tabib Kekaisaran untuknya memulihkan diri. Di titik ini, Perpustakaan Kekaisaran tidak boleh kehilangan orang lagi. Kau, Chao Mu, dan Shu Xian, semuanya sudah pergi, hanya meninggalkan Xiao Yuan Zi untuk mengerjakan semuanya." Guru Agung Kong hanya bisa menghela napas.

0 comments:

Posting Komentar