Jumat, 24 Juli 2026

CTF - Chapter 431

Consort of A Thousand Faces

Chapter 431 : Kabarnya Tersebar


"Katakan saja."

Melihat betapa blak-blakannya Su Xi-er, Mei Jin Xiu pun tidak ragu-ragu. "Aku mempunyai sebuah klinik pengobatan yang terletak di ibu kota, dan banyak paman serta bibi yang sudah sering berkunjung karena biaya konsultasinya lebih rendah daripada klinik lain. Meskipun sekarang aku adalah bagian dari Kediaman Pangeran Hao, aku tidak bisa meninggalkan kliniknya tak terurus." Mei Jin Xiu menjeda di saat ini, berharap agar Su Xi-er pasti akan mengerti apa yang ia maksudkan.

"Aku tidak memerlukanmu untuk berada di kediaman setiap harinya, jadi kau tidak perlu meninggalkan klinikmu. Aku bahkan bisa membantu ketika kau terlalu sibuk." Su Xi-er tersenyum. "Aku bukanlah seorang nona manja yang memerlukan dirimu untuk mengasuhku setiap hari."

Mata Mei Jin Xiu diliputi dengan rasa hormat. "Tidak heran Anda begitu populer di kalangan rakyat. Bukan hanya Pangeran Hao yang luar biasa, bahwa wanita yang disukainya juga luar biasa."

"Aku tidak tahu bahwa Nona Mei yang jujur dan terus terang adalah pembicara yang manis." Su Xi-er tiba-tiba menggodanya, membuat Mei Jin Xiu tertawa.

Di luar aula utama, Ruo Yuan sedang berdiri tegak, tampak seakan ingin mengatakan sesuatu.

"Ruo Yuan, ada masalah apa?" Su Xi-er maju dan bertanya dengan lembut.

"Wang Fei, Nona Qing datang untuk meminta bertemu dengan Anda." Ruo Yuan merasakan perasaan masam di hatinya sewaktu menyebutkan Ye Qing Zhu. Aku sudah lama tidak bertemu Nona Qing; aku tidak menyangka ia akan tiba-tiba muncul lagi secepat ini.

"Suruh dia masuk." Su Xi-er kembali ke kursi utama.

Menerima perintah itu, Ruo Yuan menginstruksikan seorang pengawal agar membimbing Ye Qing Zhu masuk, sementara ia sendiri pergi.

Melihat bahwa Su Xi-er ada tamu untuk diurusi, Mei Jin Xiu juga pamit dan menuju ke arah halaman belakang.

Segera saja, Ye Qing Zhu telah memasuki aula utama. Ketika ia melihat Su Xi-er duduk di kursi teratas mengenakan gaun merah muda, ia pun paham bahwa status Su Xi-er tak lagi seperti di masa lalu, dan ia pun dengan cepat membungkuk. "Hamba memberi hormat kepada Hao Wang Fei."

Su Xi-er melambaikan tangannya. "Kau boleh bangun. Silakan duduk, Nona Qing." Ia menunjuk ke kursi yang lebih rendah.

Ye Qing Zhu duduk sebelum langsung menyatakan tujuan kedatangannya. "Hao Wang Fei, mohon izinkan hamba untuk memasuki Kediaman Pangeran Hao."

"Apa maksudmu? Kau kan aslinya tinggal di Kediaman Pangeran Hao." Su Xi-er bingung. Aku sudah lama tidak melihat Ye Qing Zhu, tetapi ternyata, itu karena ia dipindahkan. Apakah itu perintah Pei Qian Hao?

"Pangeran Hao menurunkan perintah untuk melarang hamba kembali ke Kediaman Pangeran Hao lagi, mengatakan bahwa Wang Fei hanya membutuhkan dua pelayan wanita. Terlebih lagi, Kakak Wu tidak memiliki kediaman atau akomodasi lainnya selain Kediaman Pangeran Hao. Hamba tidak tahu harus pergi kemana, jadi aku datang untuk memohon pada Anda agar berbaik hati mengizinkan hamba kembali." Wajah Ye Qing Zhu diliputi ketulusan. Tidak bisakah aku, bahkan hanya melirik Kakak Wu dari kejauhan?

Seketika, Su Xi-er memahami niat Pei Qian Hao. Meskipun di luar, ia tampak tidak ikut campur dalam urusan Wu Ling, orang itu adalah bawahan setianya; ia tidak akan membiarkannya begitu saja. Sudah jelas apa maksudnya dengan mengirim Ye Qing Zhu keluar dari Kediaman Pangeran Hao.

Karena itu, ia segera menggelengkan kepalanya. "Aku hanya memerlukan dua pelayan wanita di sisiku. Aku tidak suka terlalu banyak orang di sekitar karena aku lebih suka lingkungan sekitarku tenang. Nona Qing, aku akan meminta Pangeran Hao untuk mengatur sebuah tempat untukmu di istana."

"Pangeran Hao sudah membuatkan pengaturan, tetapi aku tidak ingin terlalu jauh dari Kakak Wu. Aku akan menahan pemikiranku dan tidak lagi bersikap sebagaimana aku di masa lalu. Karena ia memperlakukanku sebagai adik perempuannya, aku akan memperlakukannya sebagai kakak lelakiku mulai dari sekarang." Ye Qing Zhu sudah cukup banyak menderita selama masa ini, dengan Wu Ling yang sengaja menghindarinya kapan pun ia melihatnya.

Karena ia tidak punya perasaan terhadapku, aku harus melepaskannya meskipun jika hatiku sakit sekali.

"Ye Qing Zhu." Su Xi-er memanggil namanya dan jadi serius. "Bekerja di istana akan baik bagi dirimu dan Wu Ling."

Kemudian ia berdiri dan memanggil seorang pengawal. "Antarkan Nona Qing kembali ke istana. Pastikan tidak ada kekeliruan."

Pengawal itu membungkuk dan menggesturkan pada Ye Qing Zhu, "Nona Qing, silakan."

Ye Qing Zhu menggigit bibirnya sebelum akhirnya meninggalkan aula utama. Pei Qian Hao telah mengatur agar ia bertugas di istana peristirahatan Consort Dowager Guo. Meskipun itu adalah pekerjaan yang nyaman dengan majikan yang ramah, ia tidak bisa menerimanya.

Memerhatikan sosok Ye Qing Zhu yang berlalu, Su Xi-er menggelengkan kepalanya. Aku harap, ia bisa segera sadar.

Ye Qing Zhu baru saja pergi ketika Feng Chang Qing memasuki aula utama dan membungkuk dengan tangan yang terlipat di depannya. "Wang Fei, surat dari Nan Zhao." Ia diam-diam mengeluarkan amplop dari lengan pakaiannya dan menyerahkannya pada Su Xi-er.

Itu pasti surat dari Lian Chen. Ia sudah sampai Nan Zhao dengan begitu cepat. Cemas, Su Xi-er pun segera membuka suratnya dan memeriksanya dengan hati-hati.

Setelah berita Pangeran Yun meninggal akibat penyakit di Kediaman Pangeran Yun menyebar, itu membuat seluruh bangsa terkejut karena statusnya yang dihormati di hati warga sipil. Demi menenangkan bawahan lamanya dan meredakan kekhawatiran warga, pemakaman besar harus diadakan.

Selain itu, istana Ning An Lian terbakar habis di hari berita itu dipublikasikan, dan Ning An Lian sendiri tewas di dalamnya. Setelah penyelidikan kami, tampaknya ia sendiri yang membakarnya.

Aku akan menangani semua urusan di Nan Zhao dengan baik, jadi kau tidak perlu cemas, Kakak Perempuan Pertama.

Terlepas dari peristiwa besar yang dideskripsikan dalam surat itu, Su Xi-er tetap sangat tenang, menyerahkan surat itu kembali pada Feng Chang Qing selagi ia berkata, "Bakar."

Feng Chang Qing tidak tahan untuk membuka surat itu setelah ia melihat ekspresi Su Xi-er. Ia membeku ketika ia membaca isinya.

Segera setelahnya, ia mendengar Su Xi-er berbicara dengan lembut dan perlahan, "Jadi ternyata, Ning An Lian sama sekali tidak gila. Ia hanya berpura-pura. Aku pernah membencinya, tetapi sekarang, aku mengasihaninya. Meskipun Yun Ruo Feng meninggalkannya begitu saja, ia tetap berdiri di sisinya dengan teguh. Mungkin, ia akan jadi wanita yang baik apabila ia terlahir di keluarga yang berbeda."

Hanya setelah sekian lama, Feng Chang Qing menjawab, "Menurut pendapat bawahan ini, Anda adalah yang paling baik hati. Yun Ruo Feng dan Ning An Lian menggunakan metode kejam semacam itu, tetapi Anda ...." Sepertinya telah memaafkan mereka bahkan tanpa mendendam sedikit pun.

Su Xi-er tersenyum. "Nan Zhao jadi semakin baik. Lian Chen benar-benar memiliki sikap sebagai seorang kaisar, dan ia memiliki banyak mantan bawahan Pangeran Yun yang mendukungnya. Aku sangat senang karena situasinya berubah dengan sangat baik. Tentu saja, aku bahkan lebih bahagia karena aku bertemu dengannya."

Tentu saja Feng Chang Qing mengetahui siapakah yang dimaksudkannya. Putri Pertama Kekaisaran sedang membicarakan tentang Pangeran Hao. Aku juga senang karena ia telah mendapatkan kebahagiaan, dan aku yakin begitulah halnya bagi semua mantan bawahannya juga.

"Feng Chang Qing, aku akan mencari cara untuk mengembalikan penampilanmu. Jangan menolakku." Su Xi-er pelan-pelan berkata selagi ia memandangi kain kasar yang dikenakannya.

Ia mendapatkan bekas-bekas luka itu karena diriku, jadi itu adalah tanggung jawabku mencari cara untuk menyembuhkannya.

"Bawahan ini sudah terbiasa dengan wajah ini. Sebenarnya, aku lumayan puas dengan itu."

Su Xi-er jelas tidak memercayainya. "Kalau begitu, kenapa kau menutupi wajahmu dengan cadar? Kau mengetahui kepribadianku dengan sangat baik. Sekalinya aku memutuskan sesuatu, tidak ada yang bisa mengubah pikiranku."

Feng Chang Qing melihat tekad kuat di matanya. Mana mungkin aku tidak memahami kepribadian Putri Pertama Kekaisaran? Karenanya, ia hanya bisa menyetujui, "Bawahan ini akan mendengarkan pengaturan Anda."

"Bukankah seharusnya kau berada di ladang bunga? Apa kau melihat Yu Xiao?" Su Xi-er tiba-tiba teringat bahwa Yu Xiao sudah pergi mencari Feng Chang Qing untuk berlatih seni bela diri. Kenapa Feng Chang Qing kembali tanpa Yu Xiao?

"Yu Xiao sangat termotivasi. Aku memerintahkannya untuk melakukan kuda-kuda selama empat jam di ladang bunga sebelum kembali."

(T/N : gerakan dasar dalam seni bela diri Tiongkok. Berikut contohnya.)

 


Pada saat inilah, Pei Qian Hao datang.

Ia berhenti di depan Feng Chang Qing dan berkata, "Pangeran Ini sudah menyadari bahwa, bukan hanya florikultura saja yang kau kuasai, tetapi juga bertarung. Mulai sekarang, kau akan sepenuhnya bertanggung jawab mengelola ladang bunga. Yang lebih penting, kau akan menjadi pengawal Wang Fei. Kau harus memastikan bahwa Wang Fei aman dan selamat." Pei Qian Hao telah membuat keputusan ini setelah banyak pertimbangan.

Hanya seorang bawahan yang terus mengikuti majikan mereka yang akan setia. Dengan pengalaman Feng Chang Qing yang melimpah, ia yang paling cocok menjadi pengawal Xi-er.

 

0 comments:

Posting Komentar