Consort of A Thousand Faces
Chapter 392 : Mengetahui Bahwa Ada Seseorang yang Sudah Datang
Mei Jin Xiu berhenti di jalannya, menatap bengong ke arah sosok Qin Ling yang menjauh. Pria itu tampak akrab, hampir seolah aku pernah bertemu dengannya sebelumnya.
Bahkan, ketika Qin Ling telah menghilang di kejauhan, mata Mei Jin Xiu masih terpaku ke arah pria itu berlalu. Tiba-tiba saja, kesadarannya mulai jelas. Aku tahu siapa pria ini!
Komandan Pasukan Tentara Kekaisaran Nan Zhao—Qin Ling!
Jika Qin Ling berada di ibu kota Bei Min, apakah itu artinya Pangeran Yun juga ada di sini? Ekspresi Mei Jin Xiu jadi tegang. Kemudian, ia langsung berbalik untuk membuntuti Qin Ling. Pernikahan Pangeran Hao akan segera tiba, dan Pangeran Yun mendadak datang ke Bei Min. Apakah akan ada sesuatu yang besar yang terjadi?
Su Xi-er pun muncul dalam benaknya. Mungkinkah Pangeran Yun datang kemari demi Su Xi-er? Tidak, ini tidak bisa. Aku harus mencari tahu dimana Pangeran Yun tinggal dan melaporkannya kepada Pangeran Hao.
Mei Jin Xiu berbelok di tikungan, dengan gugup mengamati sekelilingnya sebelum ia melihat sosok Qin Ling di depannya. Berpura-pura untuk berjalan-jalan, ia membuntutinya hingga mereka sampai di sebuah penginapan.
Setelah memasuki penginapan tersebut, ia pun duduk dan memesan dua hidangan, memeriksa apakah ada Yun Ruo Feng selagi ia menunggu makanannya.
Tak lama kemudian, setelah hidangannya disajikan, ia melihat Qin Ling turun dari lantai dua dengan ekspresi yang serius.
Ia segera menundukkan kepalanya. Pangeran Yun pasti tinggal di lantai dua penginapan ini. Aku akan melakukan perjalanan ke Kediaman Pangeran Hao nanti.
Mei Jin Xiu dengan cepat menghabiskan makanannya, menuju ke Kediaman Pangeran Hao setelah membayarkan tagihannya.
Setelah berjalan sepanjang lebih dari dua jalanan, Qin Ling pun berbalik, mendorongnya untuk beringsut ke salah satu kios jajanan di pinggir jalan.
Segera saja, Mei Jin Xiu mendengarkan serangkaian langkah kaki yang berat berhenti di di belakangnya. Qin Ling sudah mengetahui keberadaanku.
Mei Jin Xiu berpura-pura bahwa ia masih belum menyadari kehadirannya, dan terus melihat-lihat barang-barang di kios tersebut hingga si pedagang pun memberitahunya, "Nona, pria di belakangmu mungkin mengenalmu."
Dengan pengingat dari si pedagang, Mei Jin Xiu tidak bisa lagi bersandiwara. Karenanya, ia pun berbalik dan menatap Qin Ling dan bertanya, "Tuan, mengapa kau berdiri di belakangku padahal kita tidak saling mengenal?"
"Semestinya, akulah yang menanyaimu itu. Mengapa kau membuntutiku saat kita tidak saling mengenal?" Ekspresi Qin Ling serius. Wanita ini mengikutiku ke dalam penginapan, bahkan menggunakan makanannya sebagai alasan untuk menunggu hingga aku pergi. Ia sudah pasti punya motif tersembunyi.
Meskipun tahu bahwa ia tidak akan bisa menipunya, Mei Jin Xiu juga mengetahui bahwa ia tidak boleh mengungkapkan tujuannya yang sebenarnya. Oleh sebab itu, ia memelankan suaranya, "Aku menyukai pria yang jangkung dan kuat, jadi kau langsung menarik perhatianku. Aku mengikutimu supaya aku bisa mencari tahu dimana kau tinggal, tetapi aku tidak menyangka kau tinggal di sebuah penginapan. Apa kau bukan berasal dari Bei Min?"
Jawabannya benar-benar membuat Qin Ling lengah. Aku belum pernah bertemu seorang wanita yang cukup berani untuk mengatakan sesuatu seperti ini di depan muka seorang pria.
Meskipun suaranya sangat pelan, pedagang itu masih mendengarnya, mengakibatkan matanya membelalak selagi ia menatap Mei Jin Xiu.
Mei Jin Xiu menyadari bahwa perkataannya sangat mengejutkan, tetapi itulah satu-satunya solusi yang dapat terpikirkan olehnya.
"Nona, jangan mengikutiku lagi." Qin Ling berujar canggung sebelum pergi.
Saat akhirnya ia pergi, Mei Jin Xiu pun menghela napas lega.
Pedagang di belakangnya akhirnya kembali tersadar. Salah paham mengira kalau Mei Jin Xiu murung setelah penolakan tersebut, ia hanya bisa menghibur, "Nona, ada banyak sekali pria di dunia ini. Kau tidak harus hanya bergantung pada satu orang. Selain itu, kau tidak tahu apa-apa tentangnya. Bagaimana kalau ia sudah mempunyai seorang istri?"
"Terima kasih banyak atas nasihatmu, aku tidak akan memikirkan tentang itu lagi." Mei Jin Xiu tersenyum pada si pedagang sebelum terus menuju ke Kediaman Pangeran Hao.
Tepat sewaktu Mei Jin Xiu tiba di pintu masuk Kediaman Pangeran Hao, Xie Yun juga secara kebetulan lewat menggunakan sebuah kereta kuda, langsung melihatnya.
"Hentikan keretanya." Xie Yun memerintahkan si pengawal. Ia mengangkat tirai kereta dan menatap Mei Jin Xiu.
Mei Jin Xiu melihat kereta kuda yang mewah itu berhenti di sebelahnya, dan seorang pria tampan tersenyum dari dalam.
"Nona, kau akan pergi ke Kediaman Pangeran Hao?"
Mei Jin Xiu melihat penampilan lembut pria itu, dan merasa ia bukanlah orang yang jahat, sehingga ia pun menjawab, "Iya, baru saja akan pergi." Kemudian, ia pun lanjut berjalan maju.
Ia baru saja mengambil beberapa langkah, ketika seseorang menarik tangannya. Berbalik, ia melihat kalau pria itu sudah turun dan sedang memegangi tangannya, masih tersenyum dengan lembut padanya.
"Tuan, mengapa kau menahanku?"
Xie Yun tersenyum. "Maafkan karena bersikap kasar, Nona. Siapa yang akan kau cari di Kediaman Pangeran Hao?"
"Kenapa aku harus memberitahumu?" Mei Jin Xiu langsung menanggapi, jadi waspada kepada pria di depannya.
Pengawal dari Kediaman Commandery Prince mencercanya atas sikap tidak hormatnya. "Lancang! Commandery Prince Xie yang ada di hadapanmu!"
Mei Jin Xiu tercengang. Jadi, ia adalah Commandery Prince Xie! Ia berasal dari Keluarga Xie di Bei Min, sebuah keluarga bangsawan yang sudah berpengaruh selama beberapa generasi.
"Jangan menakutinya." Xie Yun mengerutkan alisnya dan memarahi si pengawal sebelum melihat ke arah Mei Jin Xiu. "Pangeran ini dan Pangeran Hao adalah sahabat baik. Ia tidak ada di kediaman sekarang. Jika kau harus memberitahukan sesuatu, kau bisa membiarkan Pangeran ini mengetahuinya."
Mei Jin Xiu berpikir sendiri. Keluarga Xie memiliki reputasi yang baik, dan Commandery Prince Xie dikenal sebagai pria yang lembut, sopan, dan budiman.
Setelah merenunginya sejenak, ia memutuskan untuk memberitahunya. "Aku harus memberitahukan sesuatu kepada Pangeran Hao. Pangeran Yun dari Nan Zhao sudah memasuki ibu kota Bei Min, dan ia tinggal di ...." Ia memelankan suaranya. "Penginapan Ye, dekat gerbang kota."
Sudut mulut Xie Yun pun melengkung ke atas. "Terima kasih banyak karena memberitahukan Pangeran ini tentang masalah sepenting ini; aku pasti akan memberitahukannya pada Pangeran Hao. Nona, dimana kau tinggal? Pangeran ini akan menyuruh seseorang untuk mengantarkanmu pulang."
"Tidak apa-apa, aku bisa kembali sendiri." Mei Jin Xiu melambaikan tangannya sebelum berbalik untuk pergi.
Setelah memerhatikan Mei Jin Xiu pergi, Xie Yun pun berbalik melirik papan penanda Kediaman Pangeran Hao, terkekeh pelan sebelum naik ke kereta kuda.
"Pergi ke Penginapan Ye."
Pengawal itu melompat ke atas kereta kuda dan melecutkan cemetinya tanpa kata, langsung menuju ke Penginapan Ye.
***
Tak lama sebelum mereka sampai di penginapan, dimana Yun Ruo Feng sedang duduk di ruang pribadi dan memerhatikan jalanan di bawah.
Ketika Yun Ruo Feng melihat kereta kuda dari Kediaman Commandery Prince, tatapannya mendalam. Xie Yun? Segera, ia melihat seorang pria turun dari kereta dan berjalan masuk ke dalam penginapan.
Qin Ling membuka pintunya dan masuk. "Pangeran Yun, Commandery Prince Xie ada di sini."
"Bagaimana Commandery Prince Xie mengetahui tentang penginapan ini, ketika Pangeran ini menyusup secara diam-diam ke Bei Min?"
Saat ini, suara lembut seorang pria dapat terdengar. "Pangeran Yun, setelah perjalanan jauh ke Bei Min, Pangeran ini harus menjamumu dengan baik."
Yun Ruo Feng mengalihkan tatapannya kepada Xie Yun. Mereka berdua mirip dalam banyak aspek. Mereka tampak lembut, dengan senyuman yang selalu ada, dan terkenal memperlakukan orang lain dengan ramah.
"Commandery Prince Xie, silakan duduk." Xie Yun dianggap sebagai seorang tamu, sehingga Yun Ruo Feng tidak bisa mengusirnya begitu saja.
Xie Yun tersenyum selagi ia duduk.
Qin Ling menangkupkan tinjunya sebelum ia membungkuk dan mundur, menutup pintu di belakangnya sementara meninggalkan hanya dua pangeran itu di dalam ruangan.
"Ada banyak orang handal di Kediaman Commandery Prince. Bahkan, Pangeran Hao saja belum mengetahui bahwa Pangeran ini sudah datang ke Bei Min."
Xie Yun tersenyum. "Pangeran Hao sibuk mempersiapkan pernikahannya. Tentu saja ia tak akan punya tenaga untuk mengamati gerak-gerik orang lain."
(T/N : bau-baunya ga enak banget deh kalu duo Yun ini uda barengan =_=)

0 comments:
Posting Komentar