Consort of A Thousand Faces
Chapter 403 : Kabedon
Mei
Jin Xiu tiba-tiba saja merasa bahwa tidak mudah menjadi Commandery
Princess. Kakak lelakinya sangat mementingkan kekuasaan. Lagian,
ini bukan waktunya memikirkan soal itu; aku harus berusaha keras untuk mencari
jalan keluar! Aku tidak boleh membiarkan diriku ditahan di sini lagi. Ia
mondar-mandir di dalam kamar selagi memeras otaknya mencari sebuah solusi.
"Ada
apa? Apa kau lapar? Aku bisa memberimu makan malamku." Kata Xie Liu Li
dengan lembut, menunjuk ke hidangan di atas meja.
Penyebutan
makanan secara tiba-tiba mengingatkan Mei Jin Xiu betapa kosong perutnya,
membuatnya duduk dan makan tanpa kata.
Xie
Liu Li tak tahan untuk tertawa ketika ia melihat bagaimana Mei Jin Xiu makan.
"Makan pelan-pelan; tidak ada yang akan berebut denganmu. Kakak ... apa ia
tidak memberikanmu apa-apa untuk dimakan setelah mengundangmu ke dalam
kediaman?"
"Bagaimana
mungkin aku berani menyantap makanan yang diberikan Commandery Prince?
Bagaimana jika ia menambahkan obat aneh di dalamnya? Jika aku sungguh jatuh ke
dalam genggamannya, aku tak punya pilihan selain mematuhinya demi bertahan
hidup." Mei Jin Xiu terus-terang, secara blak-blakan melontarkan apa yang
ada dalam benaknya.
Ekspresi
Xie Liu Li berubah. Kakak Lelaki sama seperti penjahat keji di mata
wanita ini. Tetapi, biarpun itu membuatku merasa tidak nyaman untuk
mendengarnya berbicara seperti itu, aku tidak bisa membantahnya. Bagaimana
kalau Kakak benar-benar berencana melakukan itu?
"Aku
harus kabur dari sini, bukan hanya demi Su Xi-er, tetapi demi diriku sendiri
juga. Aku paling benci dipaksa melakukan sesuatu yang berlawanan dengan
kehendakku, dan aku benci ditipu." Kebencian melintas di mata Mei Jin Xiu
dengan cepat sebelum ia lanjut makan.
Ia
menyeka mulutnya ketika ia selesai makan, ide yang luar biasa tiba-tiba muncul
dalam benaknya.
"Commandery
Princess, Anda harus menolongku untuk meninggalkan kediaman." Mei Jin
Xiu meraih tangan Xie Liu Li.
Walaupun
tidak paham, Xie Liu Li berkata dengan lembut, "Aku pasti akan membantu
selama itu dalam kemampuanku. Silakan katakan saja padaku, apa rencanamu."
"Anda
hanya perlu mengatakan kalau perut Anda sakit setelah memakan hidangan ini dan
mengamuk di depan para pengawal! Semakin kacau jadinya, semakin baik! Cobalah
untuk memanggil pengawal sebanyak mungkin ke halaman Anda. Aku akan mencari
kesempatan untuk menyelinap keluar saat itu!"
Xie
Liu Li merasa ide itu patut dicoba, tetapi .... Aku tidak pernah
mengamuk sebelumnya, bagaimana aku ....
"Commandery
Princess, cepat pecahkan semua mangkuk dan buat keributan!" desak Mei
Jin Xiu. Namun, ia menemukan kalau Xie Liu Li masih berdiri di sana dengan
ekspresi canggung di wajahnya.
Mei
Jin Xiu merasa hatinya tenggelam. Commandery Princess berstatus mulia,
dan kepribadiannya lembut dan sopan seperti sebagaimana mestinya putri dari
keluarga bangsawan. Bagaimana mungkin ia tahu bagaimana caranya mengamuk secara
tiba-tiba?
Berpikir
dengan cepat, Mei Jin Xiu berjalan ke meja dan memecahkan semuanya, menciptakan
suara ribut yang menyebabkan Xie Liu Li panik.
"Commandery
Princess, meski jika Anda tidak tahu bagaimana caranya mengamuk,
setidaknya, Anda tahu bagaimana cara menangis, kan? Berpura-puralah Anda sangat
kesakitan." Saran Mei Jin Xiu. Mendengarkan kesibukan di luar ruangan,
kemudian Mei Jin Xiu langsung membuka salah satu jendela di bagian belakang
kamar dan melompat keluar.
Suara
panik seorang dayang pun terdengar dari luar ruangan. "Commandery
Princess, apa yang terjadi?"
Xie
Liu Li langsung pergi ke jendela belakang, hanya menemukan bahwa tak ada jejak
Mei Jin Xiu. Ia kabur cepat sekali.
Setelah
menutup jendelanya, Xie Liu Li berpura-pura memekik kesakitan. "Aku merasa
tidak enak badan. Cepatlah masuk."
Dayang
itu dibuat panik ketika ia mendengar kata-kata Xie Liu Li, segera membuka pintu
kamar orang itu. Pemandangan yang menyapanya adalah dayang pribadi Xie Liu Li
yang jatuh pingsan di lantai, dan perlengkapan makan yang pecah berserakan
dimana-mana. "Commandery Princess, ada masalah apa?"
Xie
Liu Li menggelengkan kepalanya. "Aku tidak tahu. Huan-er pingsan setelah
memakan hidangan ini, dan perutku terasa sakit. Cepatlah, panggil seseorang
kemari." Ia berpura-pura menunjukkan ekspresi menderita, bahkan
mengeluarkan air mata.
Dayang
itu merasa cemas ketika ia melihat Xie Liu Li dalam keadaan begini. Commandery
Princess tidak pernah seperti ini. Halaman itu segera menjadi sangat
'hidup'.
Untuk
memastikan Mei Jin Xiu dapat berhasil melarikan diri, Xie Liu Li menjerit lebih
keras, sampai-sampai kericuhan itu menarik semua pengawal dan yang lainnya di Kediaman Commandery
Prince.
Sementara
itu, Mei Jin Xiu masih berusaha mencari jalan keluar. Akhirnya, ia mengikuti
jalan kecil, dengan harapan untuk sampai ke pintu belakang.
Akan
tetapi, ia masih tidak bisa melihat adanya tanda-tanda dari pintu belakang, tak
peduli seberapa lama ia mencari, menyebabkannya mulai panik. Kalau ini
terus berlanjut, usaha Commandery Princess akan sia-sia!
Tiba-tiba
saja, seorang pengawal muncul di depannya, menyebabkannya melonjak ketakutan.
Dengan cepat ia berusaha untuk sembunyi, tetapi suara si pengawal langsung
membuatnya berhenti. "Nona, sekarang ini tidak ada pengawal di pintu
belakang. Ikuti jalur ini, belok kanan, dan terus berjalan lurus untuk sampai
di pintu keluar."
Sosok
itu menghilang segera setelah ia selesai bicara.
Mei
Jin Xiu tercengang. Mengapa ia mendadak muncul untuk menolongku?
Meskipun
bingung, ia tahu tidak ada waktu untuk memikirkan tentang itu saat ini.
mengikuti instruksi si pengawal, ia berhasil kabur dengan cepat. Menepuk
dadanya, merasa lega, Mei Jin Xiu kemudian langsung mulai menyusuri jalan
dengan gusar. Aku harus pergi ke Kediaman Pangeran Hao sekarang!
Tentu
saja, tidak mungkin baginya untuk mengetahui bahwa si pengawal yang membantunya
adalah pengawal rahasia yang Pei Qian Hao sisipkan untuk mengawasi
Kediaman Commandery Prince. Ia pernah melihat Mei Jin Xiu
'diundang' dari jauh, dan memutuskan untuk menolongnya setelah melihat kalau ia
tersesat.
Mei
Jin Xiu menghirup udara segar beberapa kali sebelum jadi waspada lagi. Aku
tidak boleh terlalu gampang memercayai orang lagi di masa depan.
Tepat
sewaktu ia melewati sebuah jalanan, seorang pria jangkung mendadak muncul di
depannya. Hati Mei Jin Xiu serasa tenggelam. Di bawah sinar bulan, ia dapat
melihat bahwa orang itu sebenarnya adalah Qin Ling! Mengapa ia
tiba-tiba muncul di sini?
"Nona,
mengapa kau keluar dari pintu belakang Kediaman Commandery Prince?"
Qin Ling mengamatinya. Ia keluar dari Kediaman Commandery Prince, dan
sekarang tampaknya menuju ke Kediaman Pangeran Hao.
"Mengapa
aku harus memberitahumu?" Mei Jin Xiu mendongakkan kepalanya dan menatap
lurus padanya, meskipun merasa sangat gelisah dalam hatinya. Ia tahu bahwa Qin
Ling pasti akan menghentikannya jika ia mengetahui apa tujuannya.
"Hari
itu, kau sengaja membuntutiku; tujuanmu tidak murni." Ekspresi Qin Ling
serius. Ia jadi semakin yakin bahwa nona ini bukannya membuntutinya karena ia
menyukainya.
Mei
Jin Xiu tertawa. "Aku menyukaimu, jadi aku membuntutimu. Tentu saja
tujuanku tidak murni. Apa, apa kau juga sudah menyukaiku, Tuan?"
"Arah
yang kau tuju adalah Kediaman Pangeran Hao. Nona, kau tidak boleh pergi ke sana
sekarang." Qin Ling mengangkat tangannya, bersiap untuk membuatnya
pingsan.
Saat
ini, Mei Jin Xiu mendengar sejumah langkah kaki dari belakangnya, mendorongnya
untuk sedikit menolehkan kepalanya. Para pengawal dari Kediaman
Commandery Prince! Mereka sudah datang untuk mencariku!
Dalam
sekejap mata, Mei Jin Xiu mendadak menumburkan diri ke dada Qin Ling dengan
sekuat tenaganya, menekan pria itu ke tembok. Kemudian, ia pun berjinjit, ia
melingkarkan lengannya di leher Qin Ling, dan menciumnya tanpa peringatan.
(T/N
: Ahay, Mbak Mei, uda 100% ga peduli sama peraturan keluarga Mei soal sentuh2an
sama yang bukan pasangan wkwk.)
Saat
bibir mereka bertemu, Mei Jin Xiu agak gugup, dan lengannya yang ada di leher
pria itu pun mengetat. Ia dapat mengetahui kalau mata Qin Ling tampak dingin,
dan bahwa pria itu sudah akan mendorongnya.
Mei
Jin Xiu jadi lebih lembut, tetapi bibirnya tidak meninggalkan bibir Qin Ling
selagi ia menggumamkan, "Tolong bantu aku. Commandery Prince Xie
ingin menyakitiku. Aku tidak boleh tertangkap lagi."
Melihat
tatapan memohon di mata Mei Jin Xiu, mata Qin Ling pun melembut. Tatapannya
tertuju kepada para pengawal yang mendekat sebelum dengan cepat ia memutar,
menukar posisi mereka. Ketika angin meniup jubah luarannya, mereka menutupi Mei
Jin Xiu dari lehernya sampai ke bawah.
Qin
Ling memiringkan kepala Mei Jin Xiu dengan tangan kanannya dan memperdalam
ciuman itu.
Ketika
para pengawal dari Kediaman Commandery Prince mendekat, mereka
tercengang untuk sesaat sebelum dengan cepat berpindah. Kapan budaya
Bei Min menjadi begitu terbuka? Berciuman di depan umum di jalan?
Segera,
langkah kaki mereka pun lenyap di kejauhan.
Qin
Ling melepaskannya, dan bergeser menjauh beberapa langkah. "Sudah aman
sekarang."
Mulanya,
Mei Jin Xiu sama sekali tidak memedulikan tentang ciuman itu. Hanya setelah ia
memperdalam ciumannya, barulah Mei Jin Xiu menjadi gugup dan merasakan hawaa
panas mengalir ke ujung telinganya.
(T/N
: ciye mbak Mei~ btw, Qin Ling ini emang baik ya sifat aslinya, sayang banget
salah nempatin kesetiaannya sama si pangeran halu =_=)

0 comments:
Posting Komentar