Sabtu, 27 Juni 2026

CTF - Chapter 403

Consort of A Thousand Faces

Chapter 403 : Kabedon


Mei Jin Xiu tiba-tiba saja merasa bahwa tidak mudah menjadi Commandery PrincessKakak lelakinya sangat mementingkan kekuasaan. Lagian, ini bukan waktunya memikirkan soal itu; aku harus berusaha keras untuk mencari jalan keluar! Aku tidak boleh membiarkan diriku ditahan di sini lagi. Ia mondar-mandir di dalam kamar selagi memeras otaknya mencari sebuah solusi.

"Ada apa? Apa kau lapar? Aku bisa memberimu makan malamku." Kata Xie Liu Li dengan lembut, menunjuk ke hidangan di atas meja.

Penyebutan makanan secara tiba-tiba mengingatkan Mei Jin Xiu betapa kosong perutnya, membuatnya duduk dan makan tanpa kata.

Xie Liu Li tak tahan untuk tertawa ketika ia melihat bagaimana Mei Jin Xiu makan. "Makan pelan-pelan; tidak ada yang akan berebut denganmu. Kakak ... apa ia tidak memberikanmu apa-apa untuk dimakan setelah mengundangmu ke dalam kediaman?"

"Bagaimana mungkin aku berani menyantap makanan yang diberikan Commandery Prince? Bagaimana jika ia menambahkan obat aneh di dalamnya? Jika aku sungguh jatuh ke dalam genggamannya, aku tak punya pilihan selain mematuhinya demi bertahan hidup." Mei Jin Xiu terus-terang, secara blak-blakan melontarkan apa yang ada dalam benaknya.

Ekspresi Xie Liu Li berubah. Kakak Lelaki sama seperti penjahat keji di mata wanita ini. Tetapi, biarpun itu membuatku merasa tidak nyaman untuk mendengarnya berbicara seperti itu, aku tidak bisa membantahnya. Bagaimana kalau Kakak benar-benar berencana melakukan itu?

"Aku harus kabur dari sini, bukan hanya demi Su Xi-er, tetapi demi diriku sendiri juga. Aku paling benci dipaksa melakukan sesuatu yang berlawanan dengan kehendakku, dan aku benci ditipu." Kebencian melintas di mata Mei Jin Xiu dengan cepat sebelum ia lanjut makan.

Ia menyeka mulutnya ketika ia selesai makan, ide yang luar biasa tiba-tiba muncul dalam benaknya.

"Commandery Princess, Anda harus menolongku untuk meninggalkan kediaman." Mei Jin Xiu meraih tangan Xie Liu Li.

Walaupun tidak paham, Xie Liu Li berkata dengan lembut, "Aku pasti akan membantu selama itu dalam kemampuanku. Silakan katakan saja padaku, apa rencanamu."

"Anda hanya perlu mengatakan kalau perut Anda sakit setelah memakan hidangan ini dan mengamuk di depan para pengawal! Semakin kacau jadinya, semakin baik! Cobalah untuk memanggil pengawal sebanyak mungkin ke halaman Anda. Aku akan mencari kesempatan untuk menyelinap keluar saat itu!"

Xie Liu Li merasa ide itu patut dicoba, tetapi .... Aku tidak pernah mengamuk sebelumnya, bagaimana aku ....

"Commandery Princess, cepat pecahkan semua mangkuk dan buat keributan!" desak Mei Jin Xiu. Namun, ia menemukan kalau Xie Liu Li masih berdiri di sana dengan ekspresi canggung di wajahnya.

Mei Jin Xiu merasa hatinya tenggelam. Commandery Princess berstatus mulia, dan kepribadiannya lembut dan sopan seperti sebagaimana mestinya putri dari keluarga bangsawan. Bagaimana mungkin ia tahu bagaimana caranya mengamuk secara tiba-tiba?

Berpikir dengan cepat, Mei Jin Xiu berjalan ke meja dan memecahkan semuanya, menciptakan suara ribut yang menyebabkan Xie Liu Li panik.

"Commandery Princess, meski jika Anda tidak tahu bagaimana caranya mengamuk, setidaknya, Anda tahu bagaimana cara menangis, kan? Berpura-puralah Anda sangat kesakitan." Saran Mei Jin Xiu. Mendengarkan kesibukan di luar ruangan, kemudian Mei Jin Xiu langsung membuka salah satu jendela di bagian belakang kamar dan melompat keluar.

Suara panik seorang dayang pun terdengar dari luar ruangan. "Commandery Princess, apa yang terjadi?"

Xie Liu Li langsung pergi ke jendela belakang, hanya menemukan bahwa tak ada jejak Mei Jin Xiu. Ia kabur cepat sekali.

Setelah menutup jendelanya, Xie Liu Li berpura-pura memekik kesakitan. "Aku merasa tidak enak badan. Cepatlah masuk."

Dayang itu dibuat panik ketika ia mendengar kata-kata Xie Liu Li, segera membuka pintu kamar orang itu. Pemandangan yang menyapanya adalah dayang pribadi Xie Liu Li yang jatuh pingsan di lantai, dan perlengkapan makan yang pecah berserakan dimana-mana. "Commandery Princess, ada masalah apa?"

Xie Liu Li menggelengkan kepalanya. "Aku tidak tahu. Huan-er pingsan setelah memakan hidangan ini, dan perutku terasa sakit. Cepatlah, panggil seseorang kemari." Ia berpura-pura menunjukkan ekspresi menderita, bahkan mengeluarkan air mata.

Dayang itu merasa cemas ketika ia melihat Xie Liu Li dalam keadaan begini. Commandery Princess tidak pernah seperti ini. Halaman itu segera menjadi sangat 'hidup'.

Untuk memastikan Mei Jin Xiu dapat berhasil melarikan diri, Xie Liu Li menjerit lebih keras, sampai-sampai kericuhan itu menarik semua pengawal dan yang lainnya di Kediaman Commandery Prince.

Sementara itu, Mei Jin Xiu masih berusaha mencari jalan keluar. Akhirnya, ia mengikuti jalan kecil, dengan harapan untuk sampai ke pintu belakang.

Akan tetapi, ia masih tidak bisa melihat adanya tanda-tanda dari pintu belakang, tak peduli seberapa lama ia mencari, menyebabkannya mulai panik. Kalau ini terus berlanjut, usaha Commandery Princess akan sia-sia!

Tiba-tiba saja, seorang pengawal muncul di depannya, menyebabkannya melonjak ketakutan. Dengan cepat ia berusaha untuk sembunyi, tetapi suara si pengawal langsung membuatnya berhenti. "Nona, sekarang ini tidak ada pengawal di pintu belakang. Ikuti jalur ini, belok kanan, dan terus berjalan lurus untuk sampai di pintu keluar."

Sosok itu menghilang segera setelah ia selesai bicara.

Mei Jin Xiu tercengang. Mengapa ia mendadak muncul untuk menolongku?

Meskipun bingung, ia tahu tidak ada waktu untuk memikirkan tentang itu saat ini. mengikuti instruksi si pengawal, ia berhasil kabur dengan cepat. Menepuk dadanya, merasa lega, Mei Jin Xiu kemudian langsung mulai menyusuri jalan dengan gusar. Aku harus pergi ke Kediaman Pangeran Hao sekarang!

Tentu saja, tidak mungkin baginya untuk mengetahui bahwa si pengawal yang membantunya adalah pengawal rahasia yang Pei Qian Hao sisipkan untuk mengawasi Kediaman Commandery Prince. Ia pernah melihat Mei Jin Xiu 'diundang' dari jauh, dan memutuskan untuk menolongnya setelah melihat kalau ia tersesat.

Mei Jin Xiu menghirup udara segar beberapa kali sebelum jadi waspada lagi. Aku tidak boleh terlalu gampang memercayai orang lagi di masa depan.

Tepat sewaktu ia melewati sebuah jalanan, seorang pria jangkung mendadak muncul di depannya. Hati Mei Jin Xiu serasa tenggelam. Di bawah sinar bulan, ia dapat melihat bahwa orang itu sebenarnya adalah Qin Ling! Mengapa ia tiba-tiba muncul di sini?

"Nona, mengapa kau keluar dari pintu belakang Kediaman Commandery Prince?" Qin Ling mengamatinya. Ia keluar dari Kediaman Commandery Prince, dan sekarang tampaknya menuju ke Kediaman Pangeran Hao.

"Mengapa aku harus memberitahumu?" Mei Jin Xiu mendongakkan kepalanya dan menatap lurus padanya, meskipun merasa sangat gelisah dalam hatinya. Ia tahu bahwa Qin Ling pasti akan menghentikannya jika ia mengetahui apa tujuannya.

"Hari itu, kau sengaja membuntutiku; tujuanmu tidak murni." Ekspresi Qin Ling serius. Ia jadi semakin yakin bahwa nona ini bukannya membuntutinya karena ia menyukainya.

Mei Jin Xiu tertawa. "Aku menyukaimu, jadi aku membuntutimu. Tentu saja tujuanku tidak murni. Apa, apa kau juga sudah menyukaiku, Tuan?"

"Arah yang kau tuju adalah Kediaman Pangeran Hao. Nona, kau tidak boleh pergi ke sana sekarang." Qin Ling mengangkat tangannya, bersiap untuk membuatnya pingsan.

Saat ini, Mei Jin Xiu mendengar sejumah langkah kaki dari belakangnya, mendorongnya untuk sedikit menolehkan kepalanya. Para pengawal dari Kediaman Commandery Prince! Mereka sudah datang untuk mencariku!

Dalam sekejap mata, Mei Jin Xiu mendadak menumburkan diri ke dada Qin Ling dengan sekuat tenaganya, menekan pria itu ke tembok. Kemudian, ia pun berjinjit, ia melingkarkan lengannya di leher Qin Ling, dan menciumnya tanpa peringatan.

(T/N : Ahay, Mbak Mei, uda 100% ga peduli sama peraturan keluarga Mei soal sentuh2an sama yang bukan pasangan wkwk.)

Saat bibir mereka bertemu, Mei Jin Xiu agak gugup, dan lengannya yang ada di leher pria itu pun mengetat. Ia dapat mengetahui kalau mata Qin Ling tampak dingin, dan bahwa pria itu sudah akan mendorongnya.

Mei Jin Xiu jadi lebih lembut, tetapi bibirnya tidak meninggalkan bibir Qin Ling selagi ia menggumamkan, "Tolong bantu aku. Commandery Prince Xie ingin menyakitiku. Aku tidak boleh tertangkap lagi."

Melihat tatapan memohon di mata Mei Jin Xiu, mata Qin Ling pun melembut. Tatapannya tertuju kepada para pengawal yang mendekat sebelum dengan cepat ia memutar, menukar posisi mereka. Ketika angin meniup jubah luarannya, mereka menutupi Mei Jin Xiu dari lehernya sampai ke bawah.

Qin Ling memiringkan kepala Mei Jin Xiu dengan tangan kanannya dan memperdalam ciuman itu.

Ketika para pengawal dari Kediaman Commandery Prince mendekat, mereka tercengang untuk sesaat sebelum dengan cepat berpindah. Kapan budaya Bei Min menjadi begitu terbuka? Berciuman di depan umum di jalan?

Segera, langkah kaki mereka pun lenyap di kejauhan.

Qin Ling melepaskannya, dan bergeser menjauh beberapa langkah. "Sudah aman sekarang."

Mulanya, Mei Jin Xiu sama sekali tidak memedulikan tentang ciuman itu. Hanya setelah ia memperdalam ciumannya, barulah Mei Jin Xiu menjadi gugup dan merasakan hawaa panas mengalir ke ujung telinganya.

(T/N : ciye mbak Mei~ btw, Qin Ling ini emang baik ya sifat aslinya, sayang banget salah nempatin kesetiaannya sama si pangeran halu =_=)

 

0 comments:

Posting Komentar