Consort of A Thousand Faces
Chapter 380 : Pengasingan
Kepala Keluarga Tan merasa dadanya menegang selagi ia menyimpan tusuk
rambut itu di dalam kotak, menuju ke aula utama tak lama setelahnya.
Ketika ia melihat punggung tinggi si pengunjung, Kepala Keluarga Tan
merinding. Sepertinya, aku pernah melihatnya di suatu tempat
sebelumnya! Selagi pria itu berbalik, Kepala Keluarga Tan terkejut
sampai-sampai ia berlutut di lantai dengan bunyi gedebuk. "Orang biasa ini
memberi hormat kepada Pangeran Hao."
Tatapan dingin Pei Qian Hao tertuju padanya, terdiam untuk waktu yang
lama. Hanya saat Kepala Keluarga Tan mulai gemetaran karena berlutut terlalu
lama, barulah ia bertanya, "Kepala Keluarga Tan, apa kau sudah menerima
tusuk rambutnya?"
Kepala Keluarga Tan hampir ketakutan sampai mati ketika ia mendengar
dirinya dipanggil. "Orang biasa ini sudah menerimanya; itu adalah milik
putri biasa hamba. Apakah ia melakukan sesuatu yang salah?"
"Terlepas dari kemerosotan Kediaman Tan, belakangan ini agak hidup.
Apa yang dijanjikan Commandery Prince Xie kepadamu?"
Suara Pei Qian Hao menjadi semakin dingin selagi ia maju selangkah lebih dekat
pada Kepala Keluarga Tan.
Ketika sepatu hitam tepian keemasan memasuki pandangan Kepala Keluarga
Tan, jakunnya naik-turun gelisah. "Commandery Prince Xie hanya
memberikan orang biasa ini sejumlah perak, supaya Kediaman Tan tidak perlu
menjual tanah kami. Ia tidak memberikan apa-apa lagi kepada orang biasa
ini."
Tak peduli seberapa bodoh dirinya, ia menyadari hubungan permusuhan di
antara Pangeran Hao dan Commandery Prince Xie.
"Dulu, kau memohon kepada Pangeran ini agar menerima putrimu masuk
ke Istana Kecantikan, mengizinkan Kediaman Tan untuk dapat bertahan hingga hari
ini. Kepala Keluarga Tan, bukankah kau jelas mengapa Pangeran ini membantu
Kediaman Tan dulu?"
Kepala Keluarga Tan merasakan sentakan di hatinya. Tentu saja,
aku paham. Pangeran Hao melakukan itu karena ....
"Sekarang ini, kebaikan dan kesabaran Pangeran ini sudah habis
terpakai. Putrimu tidak semestinya memasuki istana kekaisaran. Sekarang ini ia
menghilang."
Kabar itu menyebabkan eskpresi Kepala Keluarga Tan langsung jadi
kosong. Bisa kemana lagi dia, kalau bukan di istana kekaisaran? Apa
sebenarnya yang terjadi pada Tan Ge?
"Pangeran Hao, apa situasi dari putri biasaku? Apakah sesuatu
terjadi padanya? Kumohon pada Anda, mohon lepaskanlah putri biasaku."
Kepala Keluarga Tan sangat memahami bahwa Tan Ge merupakan satu-satunya harapan
Kediaman Tan untuk bangkit lagi, dan mereka harus melindunginya dengan segala
cara.
Pei Qian Hao menjawab dingin, "Pangeran ini tidak melakukan apa-apa
terhadap putrimu. Kau harusnya bertanya pada Commandery Prince Xie."
Ia memutar tumitnya, bersiap untuk berjalan keluar dari aula utama.
Setelah Kepala Keluarga Tan tersadar, ia segera berteriak sembari
berlari, "Pangeran Hao, mohon berbelas kasihan! Mohon berbelas
kasihan!"
Sebelum ia dapat mengejar Pei Qian Hao, sekelompok petugas yamen datang
menerobos melalui pintu Kediaman Tan. Ketua mereka dengan jelas mengumumkan,
"Kediaman Tan punya banyak utang. Kediaman mereka akan disita oleh
pemerintah untuk dijual. Terlebih lagi, karena menjual padi beracun dari tanah
feodal Keluarga Tan secara ilegal dengan harga rendah, seluruh keluarga akan
diasingkan ke perbatasan!"
Kekacauan menguasai seluruh Kediaman Tan setelah pengumuman itu dibuat,
dan Kepala Keluarga Tan berteriak hingga pita suaranya serak. Ia mengerti bahwa
semua ini disebabkan oleh Pei Qian Hao. Kemana perginya Tan Ge? Apa
yang telah dilakukannya di istana kekaisaran?
***
Sementara itu, Tan Ge sedang duduk di dalam sebuah kereta kuda biasa di
dekat sudut jalan yang menuju ke Kediaman Tan. Sekujur tubuhnya gemetaran
selagi ia memandangi anggota keluarganya ditangkap dan diasingkan. Setiap
pejalan kaki yang melihat pengumuman di pintu masuk Kediaman Tan dengan cap
pemerintah, akan mengutarakan kritikan pedas, membuat pemandangan yang suram.
Xie Yun terkekeh pelan. "Tan Ge, alasan kenapa Kediaman Tan jatuh
sampai ke keadaan ini bukan karena Pangeran ini tidak menyelamatkan mereka,
tetapi karena seseorang bersikeras untuk membuat masalah bagi mereka."
Tan Ge mengetahui siapa orang yang dimaksudnya. Aku melihat
Pangeran Hao berjalan keluar dari Kediaman Tan! Ia ingin memusnahkan Kediaman
Tan!
Hati Tan Ge dilanda dalam badai emosi. Dibutuhkan sesaat sebelum ia
dapat bertanya, "Pangeran Hao sudah menebak kalau aku adalah
pelakunya?"
"Ia hanya mencurigainya, tetapi Pangeran ini memahaminya dengan
sangat baik. Bahkan berdasarkan sebuah kecurigaan, ia akan menyingkirkan semua
ancaman yang memungkinkan. Demi melindungi Su Xi-er, ia sanggup melakukan apa
saja, apalagi memusnahkan Kediaman Tan."
Xie Yun menjeda, dan mengangkat tangan kanannya untuk menyisir rambut di
samping pipi Tan Ge. "Menyegel kediaman dan tanah feodal Keluarga Tan,
kemudian mengasingkan mereka dari ibu kota; dari apa yang kuketahui tentang
kepribadian Pangeran Hao, ini bisa dianggap sebagai hukuman yang ringan."
Tan Ge mengangkat tangannya, dengan keras menampar tangan Xie Yun selagi
ia memelototinya. "Itu semua karena Anda! Jika Anda tidak memaksaku untuk
bergerak, Pangeran Hao tidak akan mencurigaiku, dan Kediaman Tan tidak akan
bertemu dengan nasibnya yang sekarang!"
"Begitukah? Kalau bukan karena Pangeran ini, Kediaman Tan sudah
lama sekali harus menjual tanah mereka."
Tan Ge menggelengkan kepalanya. "Tidak mungkin! Pangeran Hao
berutang budi pada Kediaman Tan. Meski jika ia menyita tanah, ia tidak akan
mengirimkan orang ke pengasingan." Tan Ge tiba-tiba menutup mulutnya dan
menatap was-was pada Xie Yun.
"Utang budi apa? Tan Ge, kau benar-benar mengetahui banyak
hal." Xie Yun menarik pergelangan tangannya dan mengerahkan tenaga.
Krak!
Pergelangan tangan Tan Ge terkilir, menyebabkan wajahnya berubah pucat
akibat rasa sakit itu.
"Kau tahu apa rasa sakit itu?" Sudut mulut Xie Yun terangkat
membentuk senyuman selagi ia menggerakkan tangannya lagi.
Krak!
Kali ini, pergelangan tangannya yang terkilir dikembalikan ke tempatnya
yang semula.
Dua kali rasa sakit yang berturut-turut itu mengakibatkan Tan Ge tanpa
sadar membelalakkan matanya dan menggigit bibirnya
hingga berdarah.
"Tan Ge, apa kau ingin kembali ke Perpustakaan Kekaisaran dan
membalaskan dendam demi Kediaman Tan?" Xie Yun tersenyum, tetapi nada
bicaranya jelas-jelas mengancam.
"Semua orang mencurigaiku. Aku tidak bisa kembali ke Perpustakaan
Kekaisaran."
"Kau hanya perlu mengatakan bahwa pria berjubah hitam
menculikmu," Xie Yun menyatakan perlahan.
Tan Ge kaget. Darimana datangnya pria berjubah hitam itu?
"Apa kau membenci Pangeran ini? Barangkali, kau mati-matian ingin
membunuhku?" Xie Yun mencondongkan diri ke depan dengan tatapan yang
menusuk.
Tan Ge memelototinya. Aku akan membunuhnya sekarang juga jika
itu mungkin! Ini semua adalah salahnya sekarang aku seperti ini!
Xie Yun tiba-tiba saja melingkarkan satu lengan di sekeliling pinggang
langsingnya, membawanya ke dalam pelukannya. Bibir hangatnya mendarat di kening
Tan Ge, membuatnya merasa jijik.
"Meski jika kau membenci Pangeran ini dan ingin membunuhku, kau
masih memerlukan kekuasaan lebih dulu untuk melakukannya. Kembalilah ke Perpustakaan
Kekaisaran dan berjuanglah untuk apa yang kau inginkan. Tidak akan ada orang
yang bisa menyakitimu saat kau punya kuasa. Kau bisa menghukum Pangeran Hao
karena mengasingkan Keluarga Tan, dan kau bisa membunuh Pangeran ini karena
mendorongmu masuk ke dalam jurang." Xie Yun berkata pelan-pelan sembari
tersenyum.
Tubuh Tan Ge menegang. Ia jelas-jelas menghinaku, tetapi ia
tidak salah. Situasiku saat ini adalah karena aku terlalu lemah untuk melawan
siapa pun. Jika suatu hari aku bisa mendapatkan kekuasaan, aku bisa membunuh
siapa saja yang telah menyakitiku!
Tiba-tiba saja, ia teringat akan Cui-er, dan mulai meronta dalam pelukan
Xie Yun. "Cui-er!"
Xie Yun menghentikannya. "Pangeran ini sudah mengirimkan Cui-er ke
sebuah lokasi rahasia, dan akan menjaganya tetap aman dan selamat. Namun, ia
mungkin akan pergi ke rumah bordil jika kau tidak patuh."
"Kau ... dasar hina!"
"Tan Ge, kau harus mendapatkan kekuasaan sesegera mungkin. Selama
kau bisa mendapatkan itu, Pangeran ini berpikir, kau tidak memerlukan diriku
untuk memberitahumu." Ia pun melepaskan Tan Ge.
Tan Ge langsung terdiam, menyelimuti kereta kuda dalam keheningan. Hanya
setelah waktu yang lama, barulah ia menyatakan, "Commandery Prince Xie,
aku kembali ke Perpustakaan Kekaisaran."
"Hanya seorang wanita yang memahami situasinyalah yang cerdas.
Pangeran ini akan mengatur agar seseorang mengantarkanmu kembali ke istana
secara rahasia." Xie Yun berkata lembut. Tak lama kemudian, kereta kuda
itu mulai bergerak maju.
Banyak rakyat jelata yang sedang mendiskusikan topik tentang Hao Wang
Fei saat ini. Bahkan, saat malam tiba, percakapan mereka hanya
berpindah ke kedai-kedai teh dan restoran.
***
Su Xi-er berada di Istana Naga Langit ketika Guru Agung Kong
memberitahukan padanya bahwa Tan Ge sudah kembali.
"Guru Agung Kong, maksud Anda adalah bahwa Tan Ge tiba-tiba saja
kembali setelah menghilang? Kemana perginya dia?"
"Ia mengatakan bahwa ia diculik oleh seorang pria berjubah hitam.
Bubuk obat dituangkan ke lengan kirinya, merusak kulit di area itu."
Su Xi-er bingung. "Lalu, mengapa ia kembali?"
"Ia diselamatkan oleh Commandery Prince Xie, yang
kemudian mengirimkannya kembali ke Perpustakaan Kekaisaran. Aku akan membawakan
ramuan obat-obatan dari Institut Tabib Kekaisaran untuknya memulihkan diri. Di
titik ini, Perpustakaan Kekaisaran tidak boleh kehilangan orang lagi. Kau, Chao
Mu, dan Shu Xian, semuanya sudah pergi, hanya meninggalkan Xiao Yuan Zi untuk
mengerjakan semuanya." Guru Agung Kong hanya bisa menghela napas.
