Consort of A Thousand Faces
Chapter 341 : Surat Pemberitahuan
Setelah Wu Ling pergi, Su Xi-er bertanya, "Pangeran Hao, kapan Anda
menghancurkan meja di Istana Kedamaian Penuh Kasih?"
"Kemari dan duduk di pangkuan Pangeran ini; Pangeran ini akan menceritakannya padamu." Suara Pei Qian Hao tenang selagi ia mengambil satu
cangkir teh dari meja, menyesap sedikit.
Su Xi-er menatap ke arah halaman yang luas itu. "Ini pertama
kalinya aku berada di sini, di halaman utama; setidaknya aku harus keluar dan
melihat-lihat."
Pei Qian Hao tidak merespons, hanya
mempertahankan tatapannya pada Su Xi-er sementara ia berjalan keluar.
Ada beberapa hal yang membuatku harus masuk istana kekaisaran untuk
menanganinya.
Pei Qian Hao menurunkan cangkir tehnya dan berjalan keluar dari kamar.
Ia menginstruksikan pengawal agar melindungi Su Xi-er sebelum meninggalkan
halaman utama dan berjalan menuju ke arah pintu masuk kediaman.
Su Xi-er menyadari kepergiannya, tetapi tidak mengatakan apa-apa,
mengetahui bahwa ia pergi keluar untuk menangani beberapa masalah. Ia hanya
berjalan-jalan di sekitar halaman, kemudian menuju ke pergola bunga di bagian
belakang Kediaman Pangeran Hao.
Kebetulan sekali Feng Chang Qing dan Yu Xiao berjalan keluar dari
pergola bunga di waktu yang bersamaan, memperlihatkan banyak penanam bunga di
belakang mereka, mereka semua tampak gembira sekali.
"Aku tidak percaya kalau kita sudah berhasil mentransplantasikan
bunga Ling Rui; mereka semua bertahan hidup!"
Setelah mendengar kata-kata para penanam bunga, Su Xi-er mengetahui
bahwa bunga Ling Rui-nya memang sudah berhasil ditransplantasikan. Sekali
lagi, aku terkesan dengan keputusan Pei Qian Hao. Tampaknya, tidak ada yang
terlalu sulit baginya.
Sekelompok penanam bunga itu berjalan keluar dari pergola bunga, dan
terpana ketika mereka melihat Su Xi-er. Seharusnya, tidak ada wanita di
Kediaman Pangeran Hao, jadi, bagaimana yang satu ini masuk ke sini? Apakah ia
menyelinap masuk?
Sementara para penanam bunga masih memikirkan soal ini, Su Xi-er
memperlihatkan senyuman yang lembut. Semua orang langsung mengetahui bahwa ia
bukannya menyelinap masuk. Kalau ia menyelinap masuk, mengapa ia
tersenyum pada kami seolah ia adalah majikan kami?
Ketika mereka terpikirkan tentang kata 'majikan', para penanam bunga
jadi lebih kebingungan. Pangeran Hao adalah majikan di Kediaman
Pangeran Hao. Ia bahkan masih belum mempunyai seorang Wang Fei!
Feng Chang Qing melambaikan tangannya ke arah para penanam bunga.
"Kita akan sudahi di sini hari ini. Aku akan mengurusi sisanya untuk beberapa hari ke
depan dan memberitahukan kalian apabila aku membutuhkan bantuan."
"Mmm, baiklah!" Para penanam bunga berpamitan pada Feng
Chang Qing dan pergi dari pintu belakang Kediaman Pangeran Hao.
Itu adalah kali pertama Yu Xiao berjumpa dengan Su Xi-er setelah datang
ke Bei Min. Ia terkekeh, "Nona, baru beberapa hari semenjak kita bertemu,
tetapi kau sudah jadi semakin cantik. Wajahmu sangat kemerahan sampai-sampai
aku nyaris bisa menguras air dari pipimu."
"Yu Xiao, tabib dari Keluarga Mei di Nan Zhao, Mei Jin Xiu, juga
datang ke Bei Min. Ia sudah membuka sebuah toko obat, dan sekarang ini sedang
membantu orang-orang dengan keahlian medisnya."
Ekspresi Feng Chang Qing dan Yu Xiao pun berubah. Apa yang
sedang dilakukan Mei Jin Xiu di Bei Min?
"Yu Xiao, awasi toko obat itu, tetapi jangan membuat waspada orang
yang pergi ke sana. Aku juga mau kau memerhatikan Pei An Ru; pastikan kau
mengetahui bagaimana ia berencana untuk membawa bubuk obat itu ke dalam istana
kekaisaran."
Feng Chang Qing kebingungan. "Bubuk obat apa?"
Su Xi-er menjawab perlahan, "Bubuk obat yang akan membuat cacat
seseorang secara permanen."
"Hatinya jahat sekali! Seperti yang diharapkan dari Kediaman Pei,
aku sudah lama mendengar bahwa hanya ada orang-orang jahat di sana." Yu
Xiao meledak marah, tetapi mendadak menyadari bahwa ia sudah mengatakan sesuatu
yang salah. "Tentu saja, kecuali Pangeran Hao. Namun, Pangeran Hao
sebenarnya bukanlah orang yang berasal dari Kediaman Pei."
Tatapan Su Xi-er mendalam. Aku tahu, lebih dari siapa pun, seberapa besar klan-klan aristokrat itu menghargai garis keturunan
mereka. Selain dari terlibat dalam urusan mahkamah, alasan utama para pejabat
Nan Zhao memakzulkan diriku di kehidupan laluku adalah karena Ibunda Permaisuri
berasal dari kelompok etnis minoritas. Dengan demikian, aku tidak mempunyai
garis keturunan yang murni dan bangsawan dari Rumah Tangga Kekaisaran Nan Zhao.
Satu-satunya alasan mereka memilih Lian Chen untuk menduduki takhta adalah karena ia satu-satunya lelaki yang tersisa di Rumah Tangga
Kekaisaran.
Feng Chang Qing menyadari bahwa Su Xi-er sedang berpikir keras, sehingga
ia menyuruh Yu Xiao pergi. "Kau pergi dan awasi toko obat itu. Segera
laporkan kembali apabila kau melihat Pei An Ru membawa bubuk obat itu ke dalam
istana kekaisaran."
Yu Xiao mengangguk dan berbalik pergi.
Segera, hanya Su Xi-er dan Feng Chang Qing yang tersisa di luar pergola
bunga.
Su Xi-er memandang ke kejauhan dan berbicara tanpa tergesa. "Feng
Chang Qing, aku akan menuliskan sepucuk surat hari ini. Kirimkan seorang
bawahan yang terpercaya untuk pergi ke Nan Zhao dan mengantarkannya pada Lian
Chen."
"Tetapi, tak ada yang terjadi di Nan Zhao, dan Yun Ruo Feng masih
belum bergerak." Feng Chang Qing bingung. Di permukaannya, Nan
Zhao tenang sekarang ini. Mengapa ia menulis surat?
"Qin Ling sudah memasuki ibu kota Bei Min. Tingkah laku Yun Ruo
Feng sangat aneh."
Feng Chang Qing terus bertanya, "Aneh?"
"Iya, tetapi, meskipun jika ia merencanakan sesuatu, ia bukanlah
Yun Ruo Feng yang sama seperti sebelumnya. Ia kehilangan separuh dari otoritasnya di Nan Zhao, dan perselisihan internal yang ada di bawah
pemerintahannya juga pecah. Terlebih lagi, sulit baginya untuk melakukan segala
sesuatu tanpa Wei Mo Hai." Su Xi-er pelan-pelan menganalisa sebelum
tiba-tiba saja menoleh, menatap Feng Chang Qing, matanya melengkung membentuk
senyuman.
Feng Chang Qing dapat melihat suka cita dalam matanya. Mengapa
Putri Pertama Kekaisaran mendadak bahagia? Aku bahkan dapat melihat sejejak
rasa malu dalam ekspresinya.
"Di dalam surat itu, aku akan menanyakan Lian Chen, apakah ia bisa
datang ke Bei Min untuk menghadiri pesta pernikahanku sebagai Kaisar Nan
Zhao."
Mata Feng Chang Qing membelalak. Pesta pernikahan? Apakah Putri
Pertama Kekaisaran akan menikah? Dengan Pangeran Hao?
Pada akhirnya, keheranan dan kebingungannya berubah menjadi kecemasan.
"Apakah Anda sungguh memutuskan untuk menikahi Pangeran Hao? Status Anda
saat ini adalah seorang dayang. Pangeran Hao adalah anak adopsi, dan ia harus ...."
"Aku paham bahwa ia membutuhkan seorang wanita dengan garis keturunan
bangsawan sebagai Wang Fei-nya. Namun, kenapa aku harus takut jika
ia saja tidak takut pada apa pun?" Su Xi-er tersenyum samar, matanya, dipenuhi
rasa percaya diri dan otoritas.
Feng Chang Qing dapat melihat bayang-bayang dari Putri Pertama
Kekaisaran yang terdahulu dari ekspresinya; orang yang sama yang pernah
memimpin di masa lalu ....
"Putri Pertama Kekaisaran, Anda sudah banyak menderita rasa sakit
di kehidupan Anda sebelumnya. Bawahan ini berharap agar Anda bisa menemukan
kebahagiaan dalam kehidupan yang ini."
"Feng Chang Qing, aku akan memikirkan sebuah cara untuk
mengembalikan penampilanmu." Su Xi-er mengubah topik sembari memandangi
wajah Feng Chang Qing.
Feng Chang Qing menggelengkan kepalanya. "Bawahan ini menyukai
wajahku seperti ini."
Setelah ia selesai bicara, dua suara wanita yang akrab pun dapat
terdengar. Su Xi-er berbalik dan melihat Ruo Yuan dan Hong Li.
Ruo Yuan berlari menuju ke arah Su Xi-er dan memegangi tangannya dengan
gembira. "Su Xi-er, senang sekali melihatmu baik-baik saja!"
Hong Li menatap Feng Chang Qing curiga. "Jangan terlalu dekat
dengan Su Xi-er. Kalau Pangeran Hao melihat ini, ia mungkin akan menendangmu
keluar dari kediamannya."
"Su Xi-er, apakah nantinya kau akan tinggal di Kediaman Pangeran
Hao?" Ruo Yuan terkikik dan bertanya.
"Kemungkinan besar. Namun, aku harus kembali ke Perpustakaan
Kekaisaran sebelum itu."
Ketika Hong Li mendengar ini, matanya melebar. Aku sudah menduga
kalau Su Xi-er tidak akan kembali ke Istana Samping, tetapi aku tidak menyangka
kalau ia akan tinggal di Kediaman Pangeran Hao!
Biarpun statusnya hanyalah seorang selir, ia akan tetap menarik
kecemburuan dari banyak wanita!
Feng Chang Qing bisa melihat kegembiraan di mata Su Xi-er. Tidak
masalah selama Putri Pertama Kekaisaran bahagia. Pangeran Hao jauh lebih jujur
dan adil dibandingkan dengan Pangeran Yun. Ia adalah seseorang yang pantas
untuk dipercayakan seumur hidup.
Ia terus berjalan ke depan sewaktu merenung. Aku harus membantu
Yu Xiao membuntuti Pei An Ru. Walaupun ia jago, ia masih kurang berpengalaman,
dan tidak tahu bagaimana caranya bersembunyi dengan baik. Jika Pei An Ru masuk
istana, aku sendiri yang akan menanganinya.
Aku mau lihat, apa yang akan dilakukan Pei An Ru dengan bubuk obat
tersebut.
Sekarang ini, kedua tangan Su Xi-er digenggam oleh Ruo Yuan. "Su
Xi-er, Pangeran Hao sudah menginstruksikan orang untuk membawakan barang-barang
Hong Li dan barangku kemari! Mulai sekarang, kami akan menjadi dayang
pribadimu."
"Apakah orang-orang dari Istana Samping mengetahuinya?" tanya
Su Xi-er.
Hong Li menggelengkan kepalanya. "Tidak, itu dilakukan secara
rahasia. Kabar bahwa kau berada di sini, di Kediaman Pangeran Hao, masih belum
tersebar. Aku yakin Pangeran Hao sedang menunggu waktu yang tepat."
"Itu hebat! Sekarang Pangeran Hao mendukungmu, dan tak akan ada
yang berani untuk menindasmu!" Ruo Yuan tersenyum gembira. Ia benar-benar
berbahagia untuk Su Xi-er.

0 comments:
Posting Komentar