Minggu, 03 Mei 2026

CTF - Chapter 341

Consort of A Thousand Faces

Chapter 341 : Surat Pemberitahuan


Setelah Wu Ling pergi, Su Xi-er bertanya, "Pangeran Hao, kapan Anda menghancurkan meja di Istana Kedamaian Penuh Kasih?"

"Kemari dan duduk di pangkuan Pangeran ini; Pangeran ini akan menceritakannya padamu." Suara Pei Qian Hao tenang selagi ia mengambil satu cangkir teh dari meja, menyesap sedikit.

Su Xi-er menatap ke arah halaman yang luas itu. "Ini pertama kalinya aku berada di sini, di halaman utama; setidaknya aku harus keluar dan melihat-lihat."

Pei Qian Hao tidak merespons, hanya mempertahankan tatapannya pada Su Xi-er sementara ia berjalan keluar.

Ada beberapa hal yang membuatku harus masuk istana kekaisaran untuk menanganinya.

Pei Qian Hao menurunkan cangkir tehnya dan berjalan keluar dari kamar. Ia menginstruksikan pengawal agar melindungi Su Xi-er sebelum meninggalkan halaman utama dan berjalan menuju ke arah pintu masuk kediaman.

Su Xi-er menyadari kepergiannya, tetapi tidak mengatakan apa-apa, mengetahui bahwa ia pergi keluar untuk menangani beberapa masalah. Ia hanya berjalan-jalan di sekitar halaman, kemudian menuju ke pergola bunga di bagian belakang Kediaman Pangeran Hao.

Kebetulan sekali Feng Chang Qing dan Yu Xiao berjalan keluar dari pergola bunga di waktu yang bersamaan, memperlihatkan banyak penanam bunga di belakang mereka, mereka semua tampak gembira sekali.

"Aku tidak percaya kalau kita sudah berhasil mentransplantasikan bunga Ling Rui; mereka semua bertahan hidup!"

Setelah mendengar kata-kata para penanam bunga, Su Xi-er mengetahui bahwa bunga Ling Rui-nya memang sudah berhasil ditransplantasikan. Sekali lagi, aku terkesan dengan keputusan Pei Qian Hao. Tampaknya, tidak ada yang terlalu sulit baginya.

Sekelompok penanam bunga itu berjalan keluar dari pergola bunga, dan terpana ketika mereka melihat Su Xi-er. Seharusnya, tidak ada wanita di Kediaman Pangeran Hao, jadi, bagaimana yang satu ini masuk ke sini? Apakah ia menyelinap masuk?

Sementara para penanam bunga masih memikirkan soal ini, Su Xi-er memperlihatkan senyuman yang lembut. Semua orang langsung mengetahui bahwa ia bukannya menyelinap masuk. Kalau ia menyelinap masuk, mengapa ia tersenyum pada kami seolah ia adalah majikan kami?

Ketika mereka terpikirkan tentang kata 'majikan', para penanam bunga jadi lebih kebingungan. Pangeran Hao adalah majikan di Kediaman Pangeran Hao. Ia bahkan masih belum mempunyai seorang Wang Fei!

Feng Chang Qing melambaikan tangannya ke arah para penanam bunga. "Kita akan sudahi di sini hari ini. Aku akan mengurusi sisanya untuk beberapa hari ke depan dan memberitahukan kalian apabila aku membutuhkan bantuan."

"Mmm, baiklah!" Para penanam bunga berpamitan pada Feng Chang Qing dan pergi dari pintu belakang Kediaman Pangeran Hao.

Itu adalah kali pertama Yu Xiao berjumpa dengan Su Xi-er setelah datang ke Bei Min. Ia terkekeh, "Nona, baru beberapa hari semenjak kita bertemu, tetapi kau sudah jadi semakin cantik. Wajahmu sangat kemerahan sampai-sampai aku nyaris bisa menguras air dari pipimu."

"Yu Xiao, tabib dari Keluarga Mei di Nan Zhao, Mei Jin Xiu, juga datang ke Bei Min. Ia sudah membuka sebuah toko obat, dan sekarang ini sedang membantu orang-orang dengan keahlian medisnya."

Ekspresi Feng Chang Qing dan Yu Xiao pun berubah. Apa yang sedang dilakukan Mei Jin Xiu di Bei Min?

"Yu Xiao, awasi toko obat itu, tetapi jangan membuat waspada orang yang pergi ke sana. Aku juga mau kau memerhatikan Pei An Ru; pastikan kau mengetahui bagaimana ia berencana untuk membawa bubuk obat itu ke dalam istana kekaisaran."

Feng Chang Qing kebingungan. "Bubuk obat apa?"

Su Xi-er menjawab perlahan, "Bubuk obat yang akan membuat cacat seseorang secara permanen."

"Hatinya jahat sekali! Seperti yang diharapkan dari Kediaman Pei, aku sudah lama mendengar bahwa hanya ada orang-orang jahat di sana." Yu Xiao meledak marah, tetapi mendadak menyadari bahwa ia sudah mengatakan sesuatu yang salah. "Tentu saja, kecuali Pangeran Hao. Namun, Pangeran Hao sebenarnya bukanlah orang yang berasal dari Kediaman Pei."

Tatapan Su Xi-er mendalam. Aku tahu, lebih dari siapa pun, seberapa besar klan-klan aristokrat itu menghargai garis keturunan mereka. Selain dari terlibat dalam urusan mahkamah, alasan utama para pejabat Nan Zhao memakzulkan diriku di kehidupan laluku adalah karena Ibunda Permaisuri berasal dari kelompok etnis minoritas. Dengan demikian, aku tidak mempunyai garis keturunan yang murni dan bangsawan dari Rumah Tangga Kekaisaran Nan Zhao. Satu-satunya alasan mereka memilih Lian Chen untuk menduduki takhta adalah karena ia satu-satunya lelaki yang tersisa di Rumah Tangga Kekaisaran.

Feng Chang Qing menyadari bahwa Su Xi-er sedang berpikir keras, sehingga ia menyuruh Yu Xiao pergi. "Kau pergi dan awasi toko obat itu. Segera laporkan kembali apabila kau melihat Pei An Ru membawa bubuk obat itu ke dalam istana kekaisaran."

Yu Xiao mengangguk dan berbalik pergi.

Segera, hanya Su Xi-er dan Feng Chang Qing yang tersisa di luar pergola bunga.

Su Xi-er memandang ke kejauhan dan berbicara tanpa tergesa. "Feng Chang Qing, aku akan menuliskan sepucuk surat hari ini. Kirimkan seorang bawahan yang terpercaya untuk pergi ke Nan Zhao dan mengantarkannya pada Lian Chen."

"Tetapi, tak ada yang terjadi di Nan Zhao, dan Yun Ruo Feng masih belum bergerak." Feng Chang Qing bingung. Di permukaannya, Nan Zhao tenang sekarang ini. Mengapa ia menulis surat?

"Qin Ling sudah memasuki ibu kota Bei Min. Tingkah laku Yun Ruo Feng sangat aneh."

Feng Chang Qing terus bertanya, "Aneh?"

"Iya, tetapi, meskipun jika ia merencanakan sesuatu, ia bukanlah Yun Ruo Feng yang sama seperti sebelumnya. Ia kehilangan separuh dari otoritasnya di Nan Zhao, dan perselisihan internal yang ada di bawah pemerintahannya juga pecah. Terlebih lagi, sulit baginya untuk melakukan segala sesuatu tanpa Wei Mo Hai." Su Xi-er pelan-pelan menganalisa sebelum tiba-tiba saja menoleh, menatap Feng Chang Qing, matanya melengkung membentuk senyuman.

Feng Chang Qing dapat melihat suka cita dalam matanya. Mengapa Putri Pertama Kekaisaran mendadak bahagia? Aku bahkan dapat melihat sejejak rasa malu dalam ekspresinya.

"Di dalam surat itu, aku akan menanyakan Lian Chen, apakah ia bisa datang ke Bei Min untuk menghadiri pesta pernikahanku sebagai Kaisar Nan Zhao."

Mata Feng Chang Qing membelalak. Pesta pernikahan? Apakah Putri Pertama Kekaisaran akan menikah? Dengan Pangeran Hao?

Pada akhirnya, keheranan dan kebingungannya berubah menjadi kecemasan. "Apakah Anda sungguh memutuskan untuk menikahi Pangeran Hao? Status Anda saat ini adalah seorang dayang. Pangeran Hao adalah anak adopsi, dan ia harus ...."

"Aku paham bahwa ia membutuhkan seorang wanita dengan garis keturunan bangsawan sebagai Wang Fei-nya. Namun, kenapa aku harus takut jika ia saja tidak takut pada apa pun?" Su Xi-er tersenyum samar, matanya, dipenuhi rasa percaya diri dan otoritas.

Feng Chang Qing dapat melihat bayang-bayang dari Putri Pertama Kekaisaran yang terdahulu dari ekspresinya; orang yang sama yang pernah memimpin di masa lalu ....

"Putri Pertama Kekaisaran, Anda sudah banyak menderita rasa sakit di kehidupan Anda sebelumnya. Bawahan ini berharap agar Anda bisa menemukan kebahagiaan dalam kehidupan yang ini."

"Feng Chang Qing, aku akan memikirkan sebuah cara untuk mengembalikan penampilanmu." Su Xi-er mengubah topik sembari memandangi wajah Feng Chang Qing.

Feng Chang Qing menggelengkan kepalanya. "Bawahan ini menyukai wajahku seperti ini."

Setelah ia selesai bicara, dua suara wanita yang akrab pun dapat terdengar. Su Xi-er berbalik dan melihat Ruo Yuan dan Hong Li.

Ruo Yuan berlari menuju ke arah Su Xi-er dan memegangi tangannya dengan gembira. "Su Xi-er, senang sekali melihatmu baik-baik saja!"

Hong Li menatap Feng Chang Qing curiga. "Jangan terlalu dekat dengan Su Xi-er. Kalau Pangeran Hao melihat ini, ia mungkin akan menendangmu keluar dari kediamannya."

"Su Xi-er, apakah nantinya kau akan tinggal di Kediaman Pangeran Hao?" Ruo Yuan terkikik dan bertanya.

"Kemungkinan besar. Namun, aku harus kembali ke Perpustakaan Kekaisaran sebelum itu."

Ketika Hong Li mendengar ini, matanya melebar. Aku sudah menduga kalau Su Xi-er tidak akan kembali ke Istana Samping, tetapi aku tidak menyangka kalau ia akan tinggal di Kediaman Pangeran Hao!

Biarpun statusnya hanyalah seorang selir, ia akan tetap menarik kecemburuan dari banyak wanita!

Feng Chang Qing bisa melihat kegembiraan di mata Su Xi-er. Tidak masalah selama Putri Pertama Kekaisaran bahagia. Pangeran Hao jauh lebih jujur dan adil dibandingkan dengan Pangeran Yun. Ia adalah seseorang yang pantas untuk dipercayakan seumur hidup.

Ia terus berjalan ke depan sewaktu merenung. Aku harus membantu Yu Xiao membuntuti Pei An Ru. Walaupun ia jago, ia masih kurang berpengalaman, dan tidak tahu bagaimana caranya bersembunyi dengan baik. Jika Pei An Ru masuk istana, aku sendiri yang akan menanganinya.

Aku mau lihat, apa yang akan dilakukan Pei An Ru dengan bubuk obat tersebut.

Sekarang ini, kedua tangan Su Xi-er digenggam oleh Ruo Yuan. "Su Xi-er, Pangeran Hao sudah menginstruksikan orang untuk membawakan barang-barang Hong Li dan barangku kemari! Mulai sekarang, kami akan menjadi dayang pribadimu."

"Apakah orang-orang dari Istana Samping mengetahuinya?" tanya Su Xi-er.

Hong Li menggelengkan kepalanya. "Tidak, itu dilakukan secara rahasia. Kabar bahwa kau berada di sini, di Kediaman Pangeran Hao, masih belum tersebar. Aku yakin Pangeran Hao sedang menunggu waktu yang tepat."

"Itu hebat! Sekarang Pangeran Hao mendukungmu, dan tak akan ada yang berani untuk menindasmu!" Ruo Yuan tersenyum gembira. Ia benar-benar berbahagia untuk Su Xi-er.

0 comments:

Posting Komentar