Minggu, 03 Mei 2026

CTF - Chapter 348

Consort of A Thousand Faces

Chapter 348 : Di Antara Pria


Su Xi-er memainkan cangkir teh di tangannya, tampak acuh tak acuh. "Commandery Prince Xie, sepertinya Anda kebingungan. Anda tidak punya kesempatan di masa lalu, dan hal yang sama masih berlaku."

Dengan ekspresi yang tenang, Xie Yun duduk di seberangnya dan bertanya dengan nada provokatif, "Pangeran ini ingin dengar, mengapa aku tidak punya kesempatan untuk berhasil?"

"Jika Anda punya, Anda tidak akan seputus asa itu dengan mencoba menyerang hamba. Menyerang seorang wanita seperti ini, biasanya adalah taktik pilihan terakhir." Su Xi-er merespons dengan gaya yang rileks, ketenangan yang ia pancarkan sama sekali tidak cocok dengan seorang dayang istana.

Xie Yun selalu dibuat bingung oleh Su Xi-er semenjak ia mengetahui keberadaannya. Wanita semacam ini, seharusnya bukanlah seorang dayang istana. Bahkan, seorang putri kekaisaran akan jarang menunjukkan watak yang mengesankan, yang bahkan aku saja, tak berani meremehkannya.

Namun, akankah seseorang seperti ini menanggung kesalahan untuk He Xiang Yu? Bagi seseorang yang kelebihannya hanyalah masa mudanya, aku gagal melihat bagaimana He Xiang Yu pantas berteman dengan seseorang seperti Su Xi-er.

"Bagaimana kau tahu bahwa menyerang wanita adalah taktik terakhir Pangeran ini? Bagaimana kalau ini adalah pilihan pertamaku?" Xie Yun mengangkat alisnya dan termenung menatap Su Xi-er.

"Itu adalah dugaan dari pihak hamba, tetapi kini aku bisa melihat bahwa Anda benar-benar ingin mencoba turun tangan pada seorang wanita, Commandery Prince Xie." Tentu saja, 'wanita' yang dimaksud adalah dirinya sendiri.

"Gelar sebagai Hao Wang Fei membawa banyak beban, bersama dengan menjadi istri Pangeran Hao. Itu menyangkut setiap klan berpengaruh di Bei Min, sekaligus Rumah Tangga Kekaisaran. Su Xi-er, kau semestinya mengetahui bahwa kemunculanmu telah melemparkan sentakan kepada rencana banyak orang. Jika yang kau inginkan adalah status, Pangeran ini juga bisa memberikannya untukmu jika kau mau menjadi Commandery Princess Consort. Bagaimana?" Mata Xie Yun berbinar-binar, berniat untuk membuat kesepakatan.

Su Xi-er mengerutkan alisnya, tetapi sebelum ia bisa menjawab, pintu ruang pribadi itu dibuka dan diiringi dengan suara rendah dan parau seorang pria. "Commandery Prince Xie, pernahkah kau melihat seseorang menukarkan emas untuk perak?" Satu sosok yang jangkung memasuki ruangan, dan itu tak lain tak bukan adalah Pei Qian Hao.

Xie Yun memahami nada berlebih dalam ucapan Pei Qian Hao. Membandingkan gelar Hao Wang Fei dan Commandery Princess Consort dengan emas dan perak ....

"Pangeran Hao, kebetulan sekali. Bagaimana kalau duduk?" Xie Yun menggesturkan tempat duduk kosong di sebelahnya.

Su Xi-er bangkit berdiri dari kursinya dan berjalan ke arah Pei Qian Hao. "Hamba memberi hormat pada Pangeran Hao."

Pei Qian Hao menjawab lembut, "Apa kau memerhatikan apa yang Pangeran ini beritahukan kepadamu sebelum aku meninggalkan kediaman?"

"Hamba keluar untuk menyelesaikan sejumlah urusan."

"Mengenai pertunangan Pangeran ini dan Commandery Princess Xie?"

Su Xi-er mengangkat kepalanya, menatapnya. "Iya, itu benar."

"Pangeran ini akan menyelesaikan masalah ini; kau hanya perlu mendengarkanku dan kembali ke Kediaman Pangeran Hao untuk saat ini. Ada sesuatu yang harus Pangeran ini katakan pada Commandery Prince Xie." Pei Qian Hao melambaikan tangannya agar pengawal membawanya pergi.

Orang seperti Pei Qian Hao terbiasa berurusan dengan masalah seperti ini, dan sebaliknya, bukannya merasa itu membantu, mereka akan merasa seseorang yang ikut campur secara paksa menjadi menyebalkan.

Aku tidak memahami ini dulu ketika aku adalah Ning Ru Lan. Aku tidak pernah mempertimbangkan perasaan pria, tetapi aku sudah belajar memedulikan tentang perasaan Pei Qian Hao sekarang.

Jika aku terus bersikeras ikut campur, ia akan memandangnya sebagai tanda kurangnya kepercayaanku terhadapnya, kemampuannya, dan cintanya untukku.

(T/N : terhura saya, akhirnya Neng Xi-er bisa belajar saling memahami dan mencintai :")

Oleh sebab itu, Su Xi-er tidak tetap tinggal, tetapi memilih untuk mengikuti pengawal keluar dari ruangan pribadi tersebut.

Di dalam ruangan, Xie Yun tertawa. "Su Xi-er sedingin es di depan Pangeran ini, tetapi bersikap sangat baik untukmu, Pangeran Hao."

"Kau mengirimkan sepucuk surat pada Pei Zheng dan bertemu dengannya." Pei Qian Hao menyatakan dengan tenang sementara ia duduk dan menatap Xie Yun.

"Pangeran Hao, kau sangat serba tahu. Pangeran ini baru saja bertemu dengannya."

"Pangeran ini tidak akan menyetujui pertunangan di antara keluarga Pei dan Xie. Selain itu, Commandery Princess Xie tidak tertarik pada Pangeran ini."

Tawa Xie Yun membawa sejejak ejekan. "Aliansi pernikahan di antara klan aristokrat sangat biasa. Mereka tidak ada hubungannya dengan cinta; hanya kepentingan keluarga."

Pei Qian Hao meliriknya dan membalas dengan suara yang mantap, "Commandery Prince Xie, aliansi pernikahan dengan keluarga Pei tidak mesti melibatkan Pangeran ini menikahi Commandery Princess. Ada seorang wanita di usia yang cocok di Keluarga Pei, bernama Pei An Ru. Kau bisa menikahinya, dan keluarga Pei dan Xie akan tetap terikat oleh pernikahan."

Kata-kata ini sama dengan tamparan di wajah Xie Yun. Pei An Ru berasal dari cabang samping Keluarga Pei, sementara aku berasal dari cabang utama Keluarga Xie. Bagaimana bisa seorang keturunan utama menikahi seorang keturunan samping? Apa lagi, semua orang jelas tentang betapa tak bisa dibenarkannya ayah Pei An Ru, Pei Yong.

"Commandery Prince Xie, kau tidak bersedia? Apakah itu karena kau merasa Pei An Ru di bawahmu? Seharusnya kau menyetujuinya selama itu adalah seorang wanita yang bisa membantu Keluarga Xie." Pei Qian Hao terang-terangan mengejek apa yang diucapkan Xie Yun sebelumnya, mengabaikan cinta pribadi demi kepentingan keluarga.

Xie Yun mempertahankan senyumannya. "Pangeran ini tidak tahu kau adalah tipe yang berpidato panjang lebar. Sejujurnya, aku terkesan, tetapi tidakkah kau tahu bahwha Pei An Ru sudah cacat? Tidak ada pria biasa yang akan menyukai seorang wanita jelek sepertinya, tetapi sebagai gantinya, Pangeran ini bersedia menikahi Su Xi-er."

Tatapan Pei Qian Hao mendalam. "Su Xi-er akan segera menjadi Hao Wang Fei. Kalau kau ingin turun tangan padanya, dan tidak memedulikan sesuatu terjadi pada Kediaman Xie, kau boleh mencobanya."

"Omong besar sekali. Keluarga Xie sudah jadi keluarga aristokrat di Bei Min selama bertahun-tahun; bahkan mendiang Kaisar tidak berani mengucapkan hal semacam itu. Kepercayaan dirimu meningkat dari hari ke hari." Xie Yun berhenti tersenyum dan menatap lurus pada Pei Qian Hao.

Keduanya tidak berkomentar lebih lanjut sewaktu pertarungan antar pria diam-diam dimulai. Rasanya seolah atmosfer di dalam ruang pribadi itu telah membeku, bahkan suara angin yang bertiup melalui jendela pun tak terdengar.

Setelah beberapa lama, Xie Yun menepuk keliman lengan jubahnya dan bangkit berdiri dari kursi. "Pangeran ini akan dengan baik hati memberikanmu sepotong informasi. Pangeran Yun dari Nan Zhao sudah menyuruh orang kepercayaannya untuk menyusup ke ibu kota Bei Min. Pangeran ini sudah memindahkan semua prajuritku ke tempat lain. Sementara untuk bagaimana menghentikan Pangeran Yun, itu urusanmu, Pangeran Hao."

Kemudian Xie Yun pun pergi dengan senyuman di wajahnya. Aku mengendalikan sepertiga kekuatan militer Bei Min, dan sekarang mereka sudah dipindahkan dari ibu kota.

Sisa dua per tiganya sebagian besar dikendalikan oleh Pei Qian Hao, tetapi sejumlah besar prajurit itu berada di perbatasan, sementara yang lainnya berkemah di daerah pedesaan. Tidak ada banyak prajurit yang tersisa ditempatkan di ibu kota.

Langkah Xie Yun ini cukup kejam, mempertaruhkan keselamatan seluruh kerajaan.

Mata Pei Qian Hao agak menyipit. Jangan katakan padaku bahwa Pangeran Yun juga akan datang ke Bei Min? Aku bisa mengetahui bahwa niatnya terhadap Su Xi-er itu tercela, tetapi aku penasaran, akan seperti apa reaksinya terhadap pernikahan kami.

Tiba-tiba saja, suara Wu Ling dapat terdengar dari luar ruangan. "Pangeran Hao, misi yang Anda tugaskan sudah diselesaikan."

Pei Qian Hao bangkit berdiri dan berjalan keluar dari ruang pribadi, mengecilkan suaranya. "Mayatnya sudah ditangani?"

"Iya, Qin Ling sudah menemukan mayat bawahannya, dan ia pasti akan melapor pada Pangeran Yun."

Membunuh bawahannya adalah sebuah peringatan untuk Yun Ruo Feng bahwa ia akan menemui akhir yang sama jika ia berani memasuki ibu kota Bei Min dan menyebabkan masalah.

"Pangeran Hao, Commandery Princess Xie sudah dikurung oleh Commandery Prince Xie, jadi kami tidak bisa ...."

Pei Qian Hao melambaikan tangannya. "Kau tidak perlu mengawasi Xie Liu Li. Sudah ada ganjalan yang terjadi di antara Xie bersaudara."

Wu Ling membungkuk. "Bawahan ini mengerti."

"Apa kau sudah memeriksa Feng Chang Qing dengan benar?"

Alis Wu Ling tertaut. "Maafkan ketidakmampuan bawahan ini. Ia sepertinya muncul di Nan Zhao nyaris dalam semalam. Namun, keahlian florikulturanya, bukanlah palsu. Bunga Ling Rui sudah berhasil ditransplantasikan."

Pei Qian Hao mengangguk. "Setelah ini, kau akan tetap tinggal di Kediaman Pangeran Hao."

0 comments:

Posting Komentar