Consort of A Thousand Faces
Chapter 363 : Lepaskan Aku
Xie
Yun meninggalkan Istana Kedamaian Penuh Kasih setelah mengucapkan kalimatnya,
meninggalkan Pei Ya Ran menatap kosong ke arah perginya dia, sebelum tatapannya
akhirnya mendarat pada botol tersebut. Cara yang tercela? Apakah ia
sedang menghinaku karena menggunakan obat terlarang di dalam istana? Tetapi,
racun yang digunakan untuk membunuh Dayang Senior Liu juga dapat dianggap salah
satunya.
Namun,
istana kekaisaran selalu menjadi tempat yang sangat keji. Terlepas betapa
sucinya seseorang, mereka semua akan rusak setelah tinggal di sini.
Pei
Ya Ran mengepalkan tangannya dengan erat di sekeliling botol itu. Xie
Yun, apa hakmu untuk mengkritikku? Apakah menurutmu, kau bisa dibenarkan?
Menurut
pendapatku, orang yang paling tercela adalah dirimu! Kau adalah yang paling
handal dalam memanipulasi hati dan pikiran orang lain, mendekati mereka tanpa
memberikan kesempatan untuk membalas. Kau menyuruh orang lain untuk melakukan
pekerjaan kotormu untukmu, menekan lawanmu hingga mereka jadi gila. Tetapi,
pada akhirnya, kau berani berdiri di sini, dan mengejek orang lain karena
menggunakan cara yang tercela!
Bibir
Pei Ya Ran terkatup rapat, dan matanya seperti belati.
Saat
ini, Shi Mo muncul mengenakan jubah hitamnya yang biasa, melihat botol di
tangan Pei Ya Ran sebelum tertawa. "Aku tidak menyangka, Commandery
Prince Xie akan mengembalikan benda itu."
"Jika
Xie Yun tidak menginginkannya, si pertapa penyendiri Pangeran Kekaisaran Ketiga
juga tidak akan menerimanya. Benda ini ...."
Pei Ya Ran tertawa kecil dengan niat buruk.
"Shi
Mo, apakah seorang pria akan terpengaruh ketika ini digunakan pada seorang
wanita? Dengan asumsi, bahwa itu adalah dosis yang terkonsentrasi." Pei Ya
Ran bertanya dengan suara yang rendah, sudut mulutnya melengkung ke atas.
"Di
dalam sebuah ruangan yang tertutup rapat, jika itu dioleskan pada leher,
hidung, ujung jari, dan bahu, bahkan seorang pria yang kuat saja akan mabuk
kepayang."
Pei
Ya Ran menyimpan botol itu di dalam lengan jubahnya. "Pei Qian Hao membawa
pergi satu botol, dan tidak akan menduga kalau aku masih punya sisanya. Aku
penasaran, ingin melihat seberapa kuatkah pengendalian dirinya."
"Ibu
Suri, apakah Anda sudah memutuskan untuk menggunakannya pada diri Anda
sendiri?" Senyuman Shi Mo tersembunyi di balik topengnya. Setelah
banyaknya lika-liku, Pei Ya Ran masih memutuskan pada rencana ini. Walaupun itu
berbeda dari apa yang sebelumnya kurencanakan, kira-kira masih mengarah ke arah
yang sama. Apakah akhirnya kekacauan akan pecah di Bei Min?
"Aku
selalu menyukainya hingga sekarang, dan masih akan begitu di masa depan juga.
Selama aku mencurahkan segenap hatiku dalam mencintai seseorang, apa pentingnya
juga aku menggunakan cara yang tercela?" Kesedihan melintas di
matanya. Aku akan merasa sangat senang di saat aku melakukan sesuatu
seperti ini, tetapi Kakak Hao pasti akan sangat kecewa padaku ketika ia
terbangun setelah melakukannya.
Hubungan
kami mungkin hancur, terus kenapa? Aku hanya ingin satu kali. Hanya satu kali
sudah cukup. Satu-satunya masalah sekarang adalah masalah Su Xi-er!
Menyadari
kekhawatiran Pei Ya Ran, Shi Mo berkata, "Meskipun Commandery
Prince Xie tidak bersedia menggunakan wewangian pekasih ini, masalah
pertunangan Pangeran Hao dan Commandery Princess Xie sudah
tersebar. Demi mencapai tujuannya, Su Xi-er harus mati. Untuk itu, aku yakin
bahwa Commandery Prince Xie sudah memikirkan rencana lain
untuk menyingkirkannya."
Mata
Pei Ya Ran berbinar, mengetahui betapa kejam dan efisiennya Xie Yun ketika ia
memutuskan untuk bergerak. Satu-satunya orang di Bei Min yang bisa
melawan Pei Qian Hao adalah Xie Yun.
"Ibu
Suri, Anda hanya perlu menunggu dengan sabar. Saat waktunya tiba, cari sebuah
cara untuk menyuruh Pangeran Hao masuk ke kamar Anda. Tak peduli seberapa
kuatnya seseorang, mereka tidak akan bisa melarikan diri." Shi Mo
meyakinkan dengan suara yang tenang.
Pei
Ya Ran yakin, tetapi jadi ketakutan segera setelahnya. "Bagaimana kalau ia
bisa melawan wewangian ini dan berjalan keluar?"
"Tidak
akan. Setelah wewangian itu memasuki tubuh, orang itu akan kehilangan seluruh
tenaga. Jika Pangeran Hao memang keluar, aku akan ikut campur dan mengirimnya
kembali ke kamar Anda."
Tatapan
Pei Ya Ran bersinar, tetapi ia masih merasa sedikit khawatir bahwa Pei Qian Hao
mungkin berhasil kabur dan mengungkap masalah ini.
Bagaimanapun
juga, aku adalah Ibu Suri. Kalau sampai tersebar bahwa Ibu Suri dan Prince
Regent melakukan sesuatu seperti itu, itu akan benar-benar merusak reputasi Bei
Min.
Shi
Mo melanjutkan. "Ibu Suri, apa yang Anda cemaskan? Biarpun jika masalah itu
terekspos, Anda cukup mencari alasan untuk menghilang dari istana kekaisaran.
Ini adalah kesempatan untuk membebaskan diri Anda dari status Ibu Suri."
"Setelah
aku membebaskan diriku sendiri dari status sosialku, aku bisa bersama-sama
dengannya tanpa terkekang oleh norma sosial." Harapan menyala dalam hati
Pei Ya Ran. Memangnya kenapa kalau itu gagal dan ketahuan? Aku cukup
mengambil kesempatan ini untuk menghilang dan membebaskan diri dari status ini.
Apabila aku juga bisa mengandung dan menggunakan anak itu untuk mengancam Pei
Qian Hao, itu yang terbaik!
"Ibu
Suri, istirahatlah dengan baik malam ini. Aku akan membantu Anda untuk
mensukseskannya besok." Lalu, Shi Mo menghilang dari pandangannya.
Pei
Ya Ran memandangi aula utama yang kosong itu selagi ia merenungi kata-kata Shi
Mo selama beberapa jam. Apa sebenarnya yang didapatkannya dengan
membantuku?
***
Para
dayang istana sudah bekerja dengan rajin di Taman Kekaisaran. Dalam delapan
jam, mereka sudah selesai membersihkan tempat itu dan menggantikan semua pot
bunga, memberikan tampilan baru yang menyegarkan. Tandan bunga-bunga yang
bermekaran membuatnya menjadi pemandangan yang indah untuk dilihat.
Su
Xi-er menyimpan sapunya dan kembali ke Perpustakaan Kekaisaran bersama Chao Mu
dan Tan Ge.
Shu
Xian masih belum kembali, dan Xiao Yuan Zi sudah berkemas sebelum pergi ke
Departemen Rumah Tangga Kekaisaran, mengatakan bahwa keadaannya jadi cukup
sibuk baginya hingga tinggal di sana selama beberapa hari.
Selain
dari menyiapkan makanan dan mengobrol dengan semua orang selama jam makan, juru
masak itu juga sangat sibuk. Sementara itu, Guru Agung Kong tak tampak
dimana-mana.
Perpustakaan
Kekaisaran menjadi semakin sepi. Setelah makan malam, Chao Mu mulai menghela
napas lagi dengan ekspresi yang frustrasi.
Tan
Ge berinisiatif untuk berbicara, pertama kalinya semenjak ia kembali ke
Perpustakaan Kekaisaran. "Sudah larut malam, dan akan dingin di malam
hari. Kita harus istirahat lebih awal malam ini, supaya kita bisa bersiap-siap
untuk beban kerja esok hari." Ia tersenyum samar pada Su Xi-er sebelum
memasuki kamarnya.
"Su
Xi-er, akhirnya Tan Ge mengatakan sesuatu. Apakah ia mungkin merasa lebih
baik?" Mata Chao Mu berbinar-binar, gembira tentang perubahan Tan Ge.
"Mungkin.
Ia masih belum pulih sepenuhnya. Jangan terlalu dekat dengannya selama jangka
waktu ini." Su Xi-er menyarankan sebelum memasuki kamarnya.
Chao
Mu bingung. Mengapa Su Xi-er terus-terusan mengingatkanku agar tidak
mendekati Tan Ge? Jika kita membiarkannya pulih pelan-pelan dan kembali berdiri,
berapa lama kita akan menunggu?
Pada
akhirnya, Chao Mu juga berjalan masuk ke dalam kamarnya dan membersihkan diri
sebelum istirahat, benaknya dipenuhi dengan pertanyaan-pertanyaan ini sepanjang
waktu.
***
Su
Xi-er duduk di dalam kamarnya dan baru tertidur setelah pukul satu malam. Pei
Qian Hao belum berkunjung selama beberapa hari; seakan-akan ia menghilang.
Kebiasaan
benar-benar adalah penyakit yang mengerikan. Ia tidak akan berhenti muncul
ketika aku berusaha untuk menghindarinya, tetapi kini, aku sedang memikirkan
tentang bagaimana ia tidak berkunjung.
***
Selagi
Su Xi-er tidur, Tan Ge gemetar ketakutan.
Ia
memerhatikan Xie Yun berjalan mendekat dan makin dekat padanya. Ia tidak bisa
menghentikan tubuhnya yang gemetaran, dan akhirnya ia berlutut di lantai
sedingin es itu. "Commandery Prince Xie, kumohon pada Anda,
mohon lepaskan hamba."
Xie
Yun melihat ke bawah padanya dan berujar dengan suara yang lembut, "Tan
Ge, Pangeran ini sudah memberikanmu satu pilihan. Kau tinggal di Kediaman Tan
dan merenunginya selama tiga hari, tetapi pada akhirnya, kaulah orang yang
memutuskan untuk kembali ke Perpustakaan Kekaisaran, bukan?"
"Hamba
berpikir bahwa aku bisa menjadi jahat, tetapi aku benar-benar tidak dapat
melakukannya. Kapan saja aku melihat Su Xi-er tersenyum padaku, hati hamba akan
melunak. Kumohon pada Anda, Commandery Prince Xie, aku bisa
melakukan apa saja yang Anda ingin agar kulakukan, selama itu tidak menyangkut
melukai orang lain."
Tan
Ge memohon selagi ia mengeluarkan bungkusan obat tersebut dari lengan bajunya.
Ia
sudah membawa-bawa ini bersamanya selama beberapa hari ini, tetapi setiap kali
ia terpikirkan untuk bertindak, ia jadi tidak bisa menguatkan hatinya. Aku
sungguh tidak sanggup melakukannya ....
Xie
Yun memandangi bungkusan obat itu, tetapi tidak mengulurkan tangan untuk
mengambilnya. "Tan Ge, apa kau yakin bahwa kau sudah memikirkannya dengan
hati-hati?"
"Hamba
yakin." Tan Ge menggertakkan giginya, memaksakan kata-kata ini keluar.
"Bagus
sekali." Ia jelas-jelas tersenyum dan berbicara dengan lembut, tetapi ia
tidak bisa menghentikan nada sinis dalam kata-katanya.
"Bangunlah.
Pangeran ini akan memberikanmu sesuatu." Xie Yun membungkuk untuk membantu
Tan Ge yang gemetaran.

0 comments:
Posting Komentar