Selasa, 10 Maret 2026

CTF - Chapter 275

Consort of A Thousand Faces

Chapter 275 : Pangeran Ini Tak Akan Mengizinkannya


Feng Chang Qing segera berpaling pada Su Xi-er dengan pertanyaan yang membara di matanya. "Yun Ruo Feng datang ke Paviliun Angin Cyan. Apa yang harus kita lakukan?" Ia pasti sudah membuntutinya kemari, dengan Su Xi-er sebagai targetnya. Sudah pasti ia tidak berniat baik.

Su Xi-er mencibir pada dirinya sendiri. Lain sekali dari biasanya. Apa yang ingin didapatkannya dengan menemuiku berkali-kali dalam sehari? Ia menatap Feng Chang Qing. "Paviliun Angin Cyan dibuka untuk bisnis, bukan? Kalau memang demikian, seorang tamu harus dilayani dengan tepat, tak peduli siapakah mereka. Selain itu, dengan Pangeran Yun sebagai pengiklan berjalan kita, tidak perlu takut kalau Paviliun Angin Cyan tidak akan dikenal."

Feng Chang Qing segera memahami apa maksud Su Xi-er. Rakyat jelata tidak tahu soal karakter asli Yun Ruo Feng. Hanya melihatnya masuk ke Paviliun Angin Cyan akan cukup untuk membuat semua orang buru-buru makan kemari. Lalu, bisnis Paviliun Angin Cyan akan mencapai puncak yang baru.

Memikirkan tentang keuntungan potensialnya, Feng Chang Qing segera meninggalkan ruangan, menutup pintu di belakangnya selagi ia mengikuti si pengurus ke bawah.

Pengawal dari Kediaman Pangeran Hao meletakkan sumpit dan mangkuk mereka setelah melihat Yun Ruo Feng, memerhatikannya dengan mata layaknya elang. Pastinya, kami tidak akan membiarkan Yun Ruo Feng mendekati Su Xi-er!

Di waktu yang bersamaan, orang-orang biasa yang ada di lantai satu pun menatap tanpa berkedip ketika mereka melihat Yun Ruo Feng. Beberapa orang bahkan menurunkan sumpit mereka dan sepenuhnya berhenti makan.

Pengurus itu langsung menghampiri Yun Ruo Feng sambil tersenyum. "Pangeran Yun, Paviliun Angin Cyan baru saja dibuka untuk bisnis. Apa yang ingin Yang Mulia makan?"

Yun Ruo Feng meliriknya acuh tak acuh dan bertanya, "Dimana tuanmu?"

Pengurus itu tertegun sejenak. Untuk langsung menanyakan tuanku, tidak mungkin kan, Pangeran Yun kemari untuk membuat masalah? Oleh karenanya, pengurus itu melangkah ke samping dan menjawab, "Pria di sebelahku adalah Tuanku."

Yun Ruo Feng mempelajari Feng Chang Qing. Orang itu memakai jubah biru dan mengenakan cadar biru di wajahnya, tampak sangat misterius. Namun, orang itu memberikannya sejejak rasa familier, seolah mereka pernah bertemu belum lama ini. Masalahnya adalah, Yun Ruo Feng tidak dapat begitu mengetahui dimana mereka pernah bertemu sebelumnya.

Feng Chang Qing membungkuk dengan hormat. "Pangeran Yun, Paviliun Angin Cyan merasa sangat terhomat mendapatkan anugerah dengan kehadiran Anda. Kami berharap agar Anda dapat menjaga restoran kami; tentu saja, segala biayanya akan kami tanggung hari ini."

"Tidak masalah, Pangeran ini tentunya akan membayar atas apa pun yang kumakan. Tidak mudah bagi kalian semua untuk menjalankan sebuah bisnis. Pangeran ini hanya ingin bicara sendirian saja denganmu, orang yang membeli Rumah Aprikot Keberuntungan selama penurunan bertahapnya setelah insiden yang malang." Yun Ruo Feng meneliti Feng Chang Qing dengan cermat. Apabila ia melepaskan cadarnya, aku mungkin bisa mengenalinya.

"Pangeran Yun, Anda selalu melayani di sisi Yang Mulia, dan sangat sibuk dengan urusan mahkamah, tetapi kini Anda mencoba-coba bisnis dan perdagangan. Mungkinkan Anda tiba-tiba saja jadi punya banyak waktu luang, atau apakah ....?" Alis Feng Chang Qing melengkung membentuk bulan sabit, matanya dipenuhi senyuman.

Apa yang terdengar seperti komentar santai, memacu pemikiran lain pada mereka yang mendengarnya. Seharusnya, Pangeran Yun sangat sibuk, bukan? Mengapa ia begitu lowong untuk mencampuri urusan restoran? Walaupun pasar komersil berada di bawah kendali mahkamah kekaisaran, intervensi Pangeran Yun adalah, entah apakah merupakan keputusan mahkamah, atau dirinya yang melewati batasan.

Wajah Yun Ruo Feng tenang selagi ia maju beberapa langkah, berhenti di depan Feng Chang Qing. Mengecilkan suaranya, ia mengatakan, "Kau tidak mirip seperti warga Nan Zhao. Pangeran ini akan menginvestigasi Paviliun Angin Cyan secara menyeluruh nanti, tetapi untuk sekarang, aku tidak akan melakukan apa pun terhadapmu."

Setelah mengatakan itu, Yun Ruo Feng terdiam sebelum mengalihkan tatapannya ke lantai dua. "Bawa Pangeran ini ke atas menuju ruang pribadi di lantai dua."

Feng Chang Qing jelas-jelas paham apa yang dimaksud Yun Ruo Feng. Sudah jelas kalau ia hanya mau pergi ke lantai dua untuk menemui Su Xi-er. Namun, apa tujuannya setelah usahanya yang gagal dalam mengutus Wei Mo Hai untuk membunuhnya terakhir kali?

Namun, meski jika Yun Ruo Feng ingin mencoba melakukan sesuatu yang lucu, ini adalah wilayahku. Tidak akan ada sesuatu yang terlalu serius yang terjadi, tak peduli seberapa keras ia mencoba untuk mengacaukannya.

Karenanya, Feng Chang Qing mundur ke satu sisi dan mengulurkan satu tangan. "Orang biasa ini akan menemani Anda ke atas untuk beberapa minuman, Pangeran Yun."

Yun Ruo Feng mengangguk dan pergi ke atas menuju lantai dua. Kedua pengawal dari Kediaman Pangeran Hao segera merasa lega. Pangeran Yun ke atas untuk minum bersama pemilik dari Paviliun Angin Cyan dan tidak akan pergi mencari Su Xi-er.

***

Di lantai dua, di saat Yun Ruo Feng berbelok di sudut, secara terus terang, ia mempertanyakan Feng Chang Qing, "Seorang nona yang mengenakan hiasan rambut hijau giok beruntai masuk ke dalam restoran barusan ini. Di ruang pribadi manakah ia berada?"

Feng Chang Qing tersenyum, "Nona itu memang ada di sini; apakah Anda mengenalnya? Jika tidak, orang biasa ini tidak bisa membawa Anda ke sana, Pangeran Yun."

"Karena Pangeran ini ingin menemuinya, sudah jelas Pangeran ini mengenalnya. Di ruang pribadi manakah ia berada?"

Feng Chang Qing tidak akan membiarkan Yun Ruo Feng masuk ke dalam ruangan dengan mudah meski jika ia mengetahui bahwa Su Xi-er sudah membuat persiapan yang diperlukan. "Apa hubungan Anda dengan nona itu? Apabila kalian berdua adalah orang asing, orang biasa ini sungguh tidak bisa membawa Anda ke sana. Kalau Anda melanggar peraturan Paviliun Angin Cyan kami, kami tidak akan bisa terus berbisnis."

Yun Ruo Feng tahu bahwa Feng Chang Qing masuk akal, tetapi ia juga tidak punya banyak waktu untuk berurusan dengan orang itu. Pengawal kekaisaran dari Kediaman Pangeran Hao ada di lantai satu. Mereka akan curiga apabila aku tetap berada di sini terlalu lama.

Dan apa yang ingin dikatakannya pada Su Xi-er selanjutnya adalah apa yang dirinya semasa muda, pemuda dari sebelum peperangan, ingin katakan pada Ning Ru Lan.

Oleh sebab itu, Yun Ruo Feng hanya menjawab, "Ia pernah menjadi tunangan Pangeran ini. Bisakah Pangeran ini menemuinya?"

Perasaan dingin melonjak dari dalam Feng Chang Qing. Beraninya Pangeran Yun mengatakan kalau Su Xi-er adalah tunangannya! Mantan tunangannya sudah ditembak mati dengan Panah Penembus Jantung-nya! Kalau ia sungguh menghargai Putri Pertama Kekaisaran, ia tidak akan membunuhnya. Terlebih lagi, ia tidak akan pernah bertindak sekejam itu, membunuh anak buah Putri Pertama; hanya empat ratus orang dari mereka yang berhasil selamat dari pembantaian tersebut!

Feng Chang Qing menghilangkan perasaan dingin dalam dirinya dan memasang wajah yang hormat. Tangannya sedikit terulur. "Pangeran Yun, karena ia adalah tunangan Anda, tentu saja tidak ada masalah. Ia berada di ruangan di pojok; aku akan menunggu di sini."

Yun Ruo Feng mengangguk dan menuju ke ruangan tersebut. Di mata Feng Chang Qing, Yun Ruo Feng yang sekarang hanyalah keberadaan yang keji dan rendah! Yun Ruo Feng, apa kau menyesal karena kau membunuh Putri Pertama Kekaisaran? Tidak ada obat untuk penyesalan di dunia ini. Kau akan membayar atas kejahatan mengerikanmu!

Krek.

Pintu kamarnya perlahan-lahan terbuka; tepat saat Yun Ruo Feng berbalik, satu tutup teko melayang ke arahnya. Ia menyipitkan matanya sebelum dengan tegas menangkap tutup itu di tangannya.

"Pangeran Yun, kemampuanmu masih sebagus biasanya." Su Xi-er memasang senyuman samar sewaktu ia memandangi Yun Ruo Feng dengan ekspresi yang tenang.

"Kau tahu Pangeran ini akan datang?" Yun Ruo Feng menurunkan tutup tekonya di atas meja dan berjalan ke arah Su Xi-er.

"Sebelumnya aku tidak tahu, tetapi sekarang aku tahu."

Sikap tenang Su Xi-er membuat Yun Ruo Feng merasa tidak nyaman; mata gelapnya terpaku pada gadis itu. "Ning Ru Lan, apa kau benar-benar akan kembali ke Bei Min bersama Pei Qian Hao?"

Su Xi-er tertawa dan membalas, "Aku adalah Su Xi-er sekarang, dayang pribadi Pei Qian Hao. Jika aku tidak kembali, apa kau mengharapkan aku tetap berada di Nan Zhao?"

"Ning Ru Lan, Pangeran ini membunuhmu karena aku tidak punya pilihan. Selama masa kau bersama-sama dengan Pangeran ini, kau membantah setiap taktik peperangan yang kuajukan. Walaupun Pangeran ini memiliki setengah kendali militer, orang yang sebenarnya memegang kuasa adalah dirimu. Kau tidak punya rasa hormat pada Pangeran ini dan tidak ada kebanggan yang dapat kuutarakan; terlebih lagi, pejabat-pejabat mahkamah secara kolektif mengirimkan petisi. Tidak ada yang bisa kulakukan." Yun Ruo Feng memerhatikan Su Xi-er dengan intens. Rasanya seolah ia mendadak menjadi orang yang berbeda.

"Tidak ada yang bisa kau lakukan? Ini adalah kata-kata paling menggelikan yang pernah kudengar. Berapa banyak orang yang terbunuh dengan menggunakan kata-kata ini? Aku, Lü Liu, dan berapa banyak prajurit lagi?" Ekspresi Su Xi-er mendadak berubah agresif. "Sekalinya kau bergerak maju, tidak ada jalan untuk kembali. Yun Ruo Feng, jangan katakan padaku kalau kau sudah menyesal sekarang."

Yun Ruo Feng maju lagi ke depan dan membungkuk, ingin memeluk Su Xi-er. Orang itu dengan cepat bangkit berdiri dan menghindar ke samping.

"Lan-er, Pangeran ini tidak akan mengizinkanmu menjadi wanita milik Pei Qian Hao." 

0 comments:

Posting Komentar