Consort of A Thousand Faces
Chapter 316 : Ditempatkan di dalam Istana
Mata pelayan keluarga itu membelalak, tetapi kekagetannya dengan cepat
berubah menjadi jijik dan mengejek sewaktu ia melihat Tan Ge dan Cui-er
berjalan menuju ke kediaman.
Kepala Keluarga sampai susah-payah mengirimkan Nona Pertama ke Istana
Kecantikan, tetapi sekarang karena Istana Kecantikan telah dibubarkan, Nona
Pertama diusir juga! Sekali lagi, Kediaman Tan kehilangan muka, dan Kepala
Keluarga telah memberikan perintah agar membiarkannya sendiri, tetapi Nona
Pertama masih punya muka untuk kembali?
"Apa kau tidak akan memberikan hormatmu setelah melihat
Nona?!" Saat Cui-er melihat kalau pelayan keluarga itu begitu arogan dan
kasar, ia pun tak tahan untuk memarahinya.
Pelayan keluarga itu tertawa mengejek dan mendengus. "Nona Pertama,
kau masih belum menyelesaikan tugas yang diberikan padamu oleh Kepala Keluarga,
sehingga Kediaman Tan tidak ada hubungannya denganmu mulai dari sekarang. Aku
sudah bersikap sopan dengan tidak mengusirmu."
Walaupun ia sudah menduga ini, Tan Ge masih kecewa selagi ia melihat ke
jalanan yang sepi dan pintu masuk yang kumuh. Kediaman Tan belum mulai
menjual perabotan, tetapi hanya mampu mempertahankan status mereka saat ini
dengan menggunakan tabungan yang diwariskan oleh leluhur kami. Setelah itu
habis, tak akan lama sebelum mereka harus menjual kediaman dan pindah.
"Nona Pertama, cepat pergi! Kalau tidak, aku benar-benar akan
menggunakan sapuku untuk memaksamu pergi!" Pelayan keluarga itu bahkan tidak
punya tongkat yang layak, sehingga ia hanya bisa menggunakan sapu dalam
pegangannya.
Tepat ketika itu mulai tampak tak ada harapan, suara lainnya pun
berbunyi. "Pangeran ini tidak mengira kalau Keluarga Tan telah jatuh
hingga tahap dimana mereka akan mengusir putri resmi pertama mereka
keluar." Setelah ia selesai bicara, satu sosok ramping pun turun dari
kereta kuda.
Ketika si pelayan melihat pria bertampang bangsawan itu, matanya
langsung melebar. Pangeran ini? Tetapi orang di depanku ini tidak
mungkin si Pangeran Hao yang dingin itu. Pria ini memang menunjukkan ciri-ciri
kebangsawanan, tetapi lebih lembut daripada Pangeran Hao.
Karena ia tidak bisa mengambil risiko menyinggung seseorang dengan
status yang besar, pelayan keluarga itu membungkuk hormat. "Bolehkah aku
bertanya, siapa Anda?"
Pengawal Commandery Prince Xie menjawab.
"Beritahukan Kepala Keluarga Tan bahwa Commandery Prince Xie
sudah tiba di Kediaman Tan."
Saat si pelayan keluarga mendengar kalau itu adalah Commandery
Prince Xie, ia nyaris merasa jantungnya melompat keluar dari dadanya.
"Pelayan ini pantas mati karena menghina Commandery Prince Xie."
Setelah itu, si pelayan keluarga berlari tergesa-gesa masuk ke dalam kediaman
dengan ekspresi yang kegirangan sekali. Commandery Prince Xie di sini!
Kepala Keluarga Tan sedang duduk di dalam aula utama dengan alis yang
tertaut, tetapi kala ia mendengar bahwa Commandery Prince Xie
datang secara pribadi ke Kediaman Tan, ia langsung bersemangat. Ia bahkan
sampai memerintahkan beberapa pelayan dan gadis pelayan keluarga yang tersisa
agar tampak lebih bersemangat dan bersiaga!
Tak lama setelahnya, pintu kediaman pun terbuka, memperlihatkan si
Kepala Keluarga, Tan Zhuang. Ia mengangkupkan kedua tangannya sambil tersenyum,
memberi hormat. Namun, ia kaget, melihat bahwa putrinya, Tan Ge, telah kembali.
Walaupun pria di depannya adalah ayahnya sendiri, Tan Ge tidak bisa
merasakan keakraban yang akan diharapkan orang dari kerabat mereka. Atmosfernya
dengan cepat jadi canggung hingga Tan Ge memanggil pelan, "Ayah."
Tidak ada perubahan dalam ekspresi Tan Zhuang sewaktu ia hanya
mengangguk. "Mmm." Kemudian, ia melirik ke arah si pelayan
keluarga di samping. "Bawa Nona Pertama masuk ke dalam kediaman dan
siapkan sebuah tempat untuk ditinggalinya."
Siapkan sebuah tempat untuk ditinggali ... Aku punya sebuah halaman di
Kediaman Tan. Apakah orang lain masuk setelah aku pergi?
Tan Zhuang melihat kebingungan di mata Tan Ge. "Pergi ke sana dulu,
aku akan bicara denganmu nanti."
Memilih saat ini, Xie Yun tertawa pelan. "Kepala Keluarga Tan,
kejayaan Kediaman Tan mungkin akan bergantung pada Nona Pertama di depanmu
ini."
Wajah Tan Zhuang langsung berhiaskan senyuman. "Commandery
Prince Xie, apa yang membawa Anda dan putri biasaku kemari hari
ini?"
"Kepala Keluarga Tan, apa kau ingin bicara dengan Pangeran ini di
pintu masuk kediamanmu? Apa kau tidak akan mengundang Pangeran ini untuk
duduk?" Wajah Xie Yun tersenyum, tetapi nada bicaranya membuatnya terasa
tidak bisa didekati.
Tan Zhuang tersenyum menyesal. "Kediaman Tan sudah lama sekali
tidak menyambut orang penting seperti diri Anda, Commandery Prince Xie.
Mohon maafkan orang biasa ini; silakan masuk." Ia mengulurkan tangannya
guna mengundang Commandery Prince Xie masuk.
Xie Yun mengangguk dan berjalan masuk ke dalam Kediaman Tan, sementara
Tan Ge dan Cui-er mengikuti di belakang.
Saat mereka memasuki aula utama, Xie Yun duduk di tempat duduk paling
atas. Seorang gadis pelayan menyeduhkan teh dan menyajikannya padanya dengan
hati-hati.
Xie Yun menerima teh itu dan menyesap kecil sebelum menurunkannya
kembali tanpa kata.
Tehnya basi, dan rasanya anyep. Menggunakan teh musim gugur dari dua tahun yang lalu untuk menyambut
seorang anggota bangsawan ... tampaknya Kediaman Tan sungguh berada di ujung
keruntuhan.
Tentu saja, Tan Zhuang sangat mengetahui ini. Tetapi, tak ada
yang dapat kuperbuat soal itu. Ini sudah merupakan teh terbaik di kediaman
kami.
"Commandery Prince Xie, apa Anda datang ke Kediaman Tan
hari ini karena ada sesuatu yang penting yang harus Anda sampaikan pada orang
biasa ini?"
Xie Yun mengangguk dan menunjuk ke arah Tan Ge, yang sedang berjalan
menuju ke halaman belakang. "Nona Pertama dari Kediaman Tan, terkenal
sebagai salah satu dari tiga wanita cantik di Bei Min."
"Ah, itu bertahun-tahun yang lalu." Tan Zhuang
mendesah.
"Kepala Keluarga Tan, kau sampai bersusah payah tiga tahun yang
lalu, demi mengirimkan Nona Pertama Tan masuk ke dalam Istana Kecantikan.
Sekarang, karena Istana Kecantikan sudah dibubarkan, Nona Pertama tertinggal
dalam keadaan melarat. Kau harus membantunya mencari jalan keluar dari keadaan
sulitnya."
Xie Yun berhenti di sini.
Tan Zhuang segera mengerti dan berlutut dengan satu kaki. Ia mengangkupkan kedua
tangannya sebelum bertanya, "Commandery Prince Xie, orang
biasa ini tidak mampu. Aku tidak mampu memikirkan sebuah jalan keluar untuk
putri biasaku. Apakah Anda punya ide?"
"Tentu saja. Nona Pertama Tan dapat masuk istana kekaisaran sebagai
seorang dayang istana. Pangeran ini akan merekomendasikannya untuk sebuah
jabatan di Perpustakaan Kekaisaran." Xie Yun mempertahankan roman muka
tersenyumnya selagi ia pelan-pelan mengusulkan.
Bekerja di Perpustakaan Kekaisaran! Di Bei Min, seorang dayang istana di
Perpustakaan Kekaisaran, bisa dianggap seseorang yang berpangkat, dan akan
dikenal sebagai petugas wanita istana.
(T/N : terjemahan Inggrisnya : court lady, yang artinya ya wanita
istana. Tapi ini maksudnya, wanita istana yang biasanya berasal dari wanita
bangsawan yang melayani di dalam istana, tetapi dengan kasta yang lebih rendah
daripada orang-orang yang dilayaninya.)
Tan Zhuang segera berlutut guna mengungkapkan rasa terima kasihnya.
"Terima kasih banyak atas kebijaksanaan Anda, Commandery Prince Xie."
Xie Yun mengangkat tangannya untuk memberi sinyal agar ia bangkit.
"Pangeran ini dapat melihat kalau Nona Pertama Tan tidak mau masuk istana
kekaisaran. Kepala Keluarga Tan, kau harus mengajarinya dengan baik. Pangeran
ini akan segera mengirimkan kereta kuda untuk membawanya masuk ke istana."
Lalu, Xie Yun bangkit dan berjalan keluar dari aula.
Tan Zhuang tidak dapat menahan rasa suka citanya dan langsung menuju ke
halaman belakang. Putri keduaku sedang menempati kamar Tan Ge, tetapi
aku akan menyuruhnya untuk pindah sekarang juga. Harapan dan masa depan
Kediaman Tan, sudah jatuh ke pundak Tan Ge lagi.
***
Setelah Xie Yun meninggalkan Kediaman Tan, seorang pengawal dari Kediaman Commandery
Prince maju ke depan dan melaporkan, "Commandery Prince Xie,
Pangeran Hao pergi ke barak tentara."
"Setelah pergi sekian lama, wajar saja bagi
Pangeran Hao untuk memeriksa pasukan. Pangeran ini akan masuk istana."
Setelah itu, Xie Yun naik ke atas kereta kuda.
Ia ingin masuk ke istana kekaisaran untuk menemui pengawas Perpustakaan
Kekaisaran, Guru Agung Kong. Perpustakaan Kekaisaran kekurangan seorang
dayang istana untuk mengatur buku, tetapi mereka hanya membutuhkan satu orang.
Beruntungnya, karena aku bisa mengetahui kalau Pei Qian Hao berencana untuk
membuat Su Xi-er masuk Perpustakaan Kekaisaran.
Para leluhur Kediaman Tan adalah sastrawan, sehingga Tan Ge akan lebih
disukai apabila ia melamar untuk posisi yang sama. Lebih baik bagi Su Xi-er
untuk tetap di Istana Samping untuk saat ini.
***
Ironisnya, Su Xi-er tidak mengetahui bahwa Commandery Prince Xie
telah menargetkannya. Ia bahkan belum pernah bertemu Commandery Prince Xie,
sehingga pengetahuannya tentang pria itu semuanya berasal dari orang lain.
Su Xi-er mengeluarkan sapu dan baru saja akan menyapu jalur istana
bersama Hong Li dan ketiga dayang lainnya. Mereka berlima ditugaskan untuk
membersihkan seluruh bentangan jalur istana di Istana Samping, dan sementara
ketiga orang lainnya tidak berani bergosip tentang Pangeran Hao, hal yang sama
tidak berlaku pada Commandery Prince Xie, yang dideskripsikan
sebagai orang yang luar biasa dan lembut.
Ketika Hong Li mendengar percakapan mereka, ia cemberut. "Apanya
yang begitu bagus tentang dirinya? Jika Commandery Prince Xie
begitu hebat, ia tidak akan menghukum He Xiang Yu karena menyinggungnya, dan
kau tidak perlu menanggung kesalahan untuknya. Itu adalah salahnya, makanya kau
menderita begitu banyak pukulan papan."
Setelahnya, Hong Li tersenyum. "Namun, papan-papan itu juga
membuatmu beruntung. Kau terbangun seperti orang yang berbeda setelah hukuman
itu."
Su Xi-er tersenyum samar ketika ia mendengar itu. Tidak ada yang
mengetahui bahwa hukuman itu telah merenggut nyawa Su Xi-er dan memungkinkanku masuk ke dalam tubuhnya.

0 comments:
Posting Komentar