Consort of A Thousand Faces
Chapter 279 : Semua Dibubarkan
Jalan
sudah ramai penuh orang, dan dengan semua orang yang bergosip tentang
pembubaran Istana Kecantikan, itu mulai terasa seolah setiap jalanan telah
bertransformasi jadi sebuah kedai teh atau pemandian—ramai penuh perbincangan.
"Mengapa
Pangeran Hao mendadak menurunkan perintah pembubaran Istana Kecantikan?
Mungkinkah itu karena ia telah bertemu seorang wanita yang ingin ia dedikasikan
hidupnya?"
"Meskipun
jika semua wanita cantik dibubarkan,
tidak mungkin kan, ia membiarkan halaman-halaman aula besar dan kecil di dalam Istana
Kecantikannya untuk mengoleksi debu? Aku bertaruh, mereka mungkin akan
dikonversi untuk membangun sebuah tempat yang sangat indah untuk ditinggali
oleh satu-satunya wanita yang dicintai."
"Itu
peristiwa besar! Aku sungguh ingin mengetahui, siapakah wanita itu! Wanita
menawan seperti apakah ia pastinya, hingga Pangeran Hao mengabaikan begitu
banyak wanita cantik lainnya hanya demi dirinya?!"
Untuk
sesaat, banyak wanita yang mulai iri dengan gadis misterius yang ada di sisi
Pei Qian Hao. Ia pastinya sangat cantik, bahkan jauh melebihi tiga
gadis tercantik di Bei Min!
Saat
itu juga, warga melihat sebuah kereta kuda kekaisaran yang berhenti di depan
Istana Kecantikan. Mereka melihat seorang wanita muda yang turun, dan menyadari
setelah melihat bagaimana para pengawal kekaisaran menyapanya, bahwa ia
sesungguhnya adalah Ibu Suri!
Di
Bei Min, semua orang mengetahui bahwa Ibu Suri yang
sekarang baru berusia 18 tahun, menjadi seorang janda di usia muda, dan
merupakan adik perempuan dalam nama Pangeran
Hao! Mengapa Ibu Suri mendadak datang tepat setelah Istana Kecantikan
dibubarkan?
Semua
orang menahan napas selagi mereka memerhatikan dalam diam. Ibu Suri berjalan
menuju ke Istana Kecantikan, tetapi dihadang oleh pengawal kekaisaran di luar
sana sebelum ia bahkan bisa masuk.
"Ibu
Suri, Anda tidak boleh masuk."
Pei
Ya Ran menatap mereka tajam, amarah terbukti nyata di matanya, "Istana
Kecantikan sudah akan dibubarkan, jadi, kenapa Ibu Suri ini tidak boleh masuk?"
"Pangeran
Hao telah memerintahkan bahwa Komandan Wu yang bertanggung jawab atas urusan
ini, dan bahwa tidak ada siapa pun yang boleh ikut campur."
Pei
Ya Ran memandangi pengawal-pengawal itu, "Lancang! Ibu Suri ini masuk hari
ini; minggir!"
Para
pengawal itu berdiri mengakar di posisi mereka hingga pada akhirnya, Pei Ya Ran
dengan sengaja mencondongkan dirinya ke tombak mereka yang teracung. "Ibu
Suri ini akan lihat, apakah kalian punya nyali untuk melakukan apa pun
terhadapku." Kemudian, ia maju ke depan, melangkah di sekitar tombak dan
mencoba memaksa masuk.
Jika
pengawal tersebut ingin menghentikannya masuk, tidak ada pilihan selain
menyerangnya. Bagaimanapun juga, ia adalah Ibu Suri yang sekarang,
sementara aku hanyalah seorang pengawal biasa. Ketika tiba saatnya, aku tidak
bisa benar-benar menyerangnya.
Oleh
sebab itu, ia hanya bisa berbalik dan menuju ke kediaman Pei Yong untuk mencari
Wu Ling.
Pei
Ya Ran masuk ke Istana Kecantikan dan disambut dengan gelombang isak tangis.
Tak peduli halaman mana yang dilihatnya, ia melihat beberapa gadis pelayan yang
sedang mengemasi barang-barang sementara wanita-wanita yang didandani dengan
cantik pun mengusap air mata mereka.
Mereka
sudah masuk Istana Kecantikan, tetapi, dalam tiga tahun istana ini ada, Pei Qian
Hao tidak pernah sekali pun menginjakkan kaki ke dalam kamar mereka. Sekarang,
mereka diusir keluar dari Istana Kecantikan, mereka akan menjadi aib bagi
keluarga saat mereka kembali ke rumah. Beberapa tadinya milik rumah tari, dan
tidak punya tempat yang disebut rumah, kecuali mereka kembali ke pekerjaan lama
mereka.
Mereka
telah menjadi target pengirian semua orang ketika mereka meninggalkan rumah
tari. Kini, karena mereka akan kembali, orang-orang itu sudah pasti akan
mempermalukan mereka. Siapa yang sanggup menanggung perbedaan dalam perlakuan
tersebut?
Pei
Ya Ran memerhatikan dengan tatapan dingin. Namun, ia menyadari bahwa, dari
salah satu aula, ia hanya bisa mendengar seorang gadis pelayan yang bicara
tanpa henti.
"Nona,
apa yang harus kita lakukan? Haruskah kita kembali ke Kediaman Tan? Masuk ke
Istana Kecantikan adalah satu-satunya harapan Kediaman Tan, tetapi sekarang
jadi begini! Nona, katakan sesuatu!"
Pelayan
itu terus melanjutkan, tetapi nona-nyatetap diam.
Ketika
ia mendengar kata-kata 'Kediaman Tan', Pei Ya Ran sudah tahu bahwa pemilik dari
aula ini adalah Tan Ge—putri sulung dari keluarga Tan yang pernah berjaya. Ia
merupakan satu di antara tiga gadis tercantik di Bei Min. Dikarenakan merosotnya keluarga Tan, peringkatnya direbut oleh
orang lain, dan menghasilkannya dalam situasi sulitnya hari ini.
Beberapa
saat kemudian, suara jelas dan cerah dari seorang
wanita pun terdengar. "Kita tidak akan kembali ke Kediaman Tan. Kita akan
pergi keluar dan mencari pekerjaan untuk dilakukan. Lebih baik menjalani
kehidupan yang damai daripada kembali ke Kediaman Tan dan ditertawakan."
"Mana
bisa kita melakukan itu? Kepala Keluarga sudah pasti punya cara. Semua harapan
keluarga Tan terpancang pada Anda!"
Mendengar
perkataan si pelayan, Pei Ya Ran pun mendengus sendiri dan terus maju.
Setelah
berjalan sebentar, Pei Ya Ran melihat dua pelayan, satunya gemuk dan satunya
kurus, berdiri di aula di sudut. Mereka, tentu saja, Ruo Yuan dan Hong Li.
Namun, Pei Ya Ran bahkan tidak mengetahui aula milik siapakah ini, terlebih
lagi identitas para pelayannya.
"Ibu
Suri, ini adalah halaman yang terakhir." Kasim kekaisaran yang ada di
samping memberitahukan ketika ia melihat dinding pembatas di kejauhan.
Ruo
Yuan dan Hong Li mendengar kata-katanya. Orang di hadapan mereka
benar-benar adalah Ibu Suri! Apakah ia kemari untuk mencari Su Xi-er? Tetapi Su
Xi-er tidak ada di sini, ini .... Hong Li
adalah yang duluan bereaksi, menarik Ruo Yuan turun selagi ia membungkuk.
"Pelayan ini memberi hormat pada Ibu Suri."
Pei
Ya Ran menatap ke dalam halaman, "Istana Kecantikan sudah akan dibubarkan.
Semuanya sedang mengemasi barang-barang mereka, tetapi hanya kalian berdua yang
berdiri di halaman dan tidak melakukan apa-apa."
Hong
Li cepat bereaksi dan menjawab dengan segera, "Ibu Suri, pelayan ini
sedang berkemas sampai barusan ini. Kami sudah hampir selesai."
"Dimana
nona kalian?" Pei Ya Ran mendadak bertanya. Aku tidak melihat Su
Xi-er di halaman mana pun sebelumnya.
Jika Su Xi-er ada di dalam kamar ini, itu berarti bahwa ia berada di dalam
Istana Kecantikan. Jika ia tidak ada, maka itu artinya, kemungkinan ia sedang
menemani Pei Qian Hao sekarang juga!
Hong
Li tidak tahu bagaimana harus menjawabnya. Apa yang harus dilakukan?
Jika kukatakan Nona ada di dalam kamar, Ibu Suri mungkin bersikeras untuk
masuk. Jika kukatakan ia tidak ada, ia sudah jelas akan bertanya dimanakah
Nona. Apa pun jawabanku, tidak ada jalan keluar!
Ruo
Yuan yang biasanya pemalu, melihat tatapan menusuk Ibu Suri dan mulai gemetaran
sebelum satu pikiran tiba-tiba saja mendatanginya. "Kasim Sun memanggil
Nona kami pagi-pagi sekali dan ia masih belum kembali."
Hong
Li mendengar jawaban Ruo Yuan dan menoleh untuk menatapnya. Itu jawaban
yang lumayan bagus! Kasim Sun adalah orang yang bertanggung jawab atas Istana
Kecantikan, dan juga mematuhi Pangeran Hao! Ia bisa berurusan dengan ini lebih
baik ketimbang Ruo Yuan dan aku. Belum lagi, kami sepertinya akan dicambuk
karena menentang Ibu Suri, tetapi ia tidak akan berani menyentuh Kasim Sun!
Pei
Ya Ran menyipitkan matanya. "Waktu Kasim Sun memutuskan untuk memanggil
Nona kalian pas sekali." Lalu, ia dengan cepat berbalik dan memerintahkan
si pengawal, "Tunggu di luar Istana Kecantikan. Ibu Suri ini akan pergi
menemui Kasim Sun."
Pengawal
itu membungkuk dan menerima perintah sebelum pergi.
Pei
Ya Ran tidak melirik sama sekali pada Ruo Yuan dan Hong Li sebelum menuju ke
arah lain Istana Kecantikan.
Di
halaman itu, Ruo Yuan dan Hong Li menghela napas lega. Ruo Yuan begitu ngeri
hingga ia terus menepuk-nepuk dadanya guna menenangkan dirinya sendiri sebelum
bertanya pelan, "Kapan Su Xi-er kembali? Kenapa Pangeran Hao mendadak
membubarkan Istana Kecantikan?"
Hong
Li mengangkat satu tangan untuk menepuk pundak Ruo Yuan. "Kau cukup pintar
untuk dapat menjawab pertanyaan Ibu Suri, tetapi kenapa kau begitu bodoh
sekarang? Hanya kita berdua yang mengetahui kalau wanita yang menemani Pangeran
Hao adalah Su Xi-er. Baginya, membubarkan Istana Kecantikan secara tiba-tiba,
pastilah dikarenakan oleh Su Xi-er!"
"Benarkah?
Pangeran Hao tidak menginginkan wanita lainnya lagi, dan hanya menginginkan Su
Xi-er?" Mata Ruo Yuan bersinar terang penuh suka cita dan kegembiraan yang
tertulis di seluruh wajahnya. Ia benar-benar merasa bahagia untuk Su Xi-er dari
dasar hatinya.
Hong
Li menganggukkan kepalanya. "Tentu saja, Su Xi-er itu memikat! Mungkin
tampak seakan ia hanya cantik saja sebelumnya, tetapi ia membuktikan bahwa ia
juga berotak."
"Apakah
Pangeran Hao berencana untuk membiarkan Su Xi-er tinggal sendirian di Istana
Kecantikan? Atau apakah ia akan langsung memasukkannya ke Kediaman Pangeran
Hao?" Ruo Yuan bertanya lagi.
Hong
Li menggelengkan kepalanya. "Tidak tahu, tetapi, tak peduli dimana pun ia
berada, Su Xi-er berbeda dari wanita lainnya. Ia adalah satu-satunya yang ada
di sisi Pangeran Hao!"
Sementara
mereka berdua membahas masa depan Su Xi-er dengan bersemangat, Pei Ya Ran
dihentikan oleh Wu Ling. Ia buru-buru kemari dan mencegahnya bertemu dengan
Kasim Sun, hanya meningkatkan kecurigaannya bahwa Su Xi-er tidak berada di
Istana Kecantikan!

0 comments:
Posting Komentar