Selasa, 10 Maret 2026

CTF - Chapter 279

Consort of A Thousand Faces

Chapter 279 : Semua Dibubarkan


Jalan sudah ramai penuh orang, dan dengan semua orang yang bergosip tentang pembubaran Istana Kecantikan, itu mulai terasa seolah setiap jalanan telah bertransformasi jadi sebuah kedai teh atau pemandian—ramai penuh perbincangan.

"Mengapa Pangeran Hao mendadak menurunkan perintah pembubaran Istana Kecantikan? Mungkinkah itu karena ia telah bertemu seorang wanita yang ingin ia dedikasikan hidupnya?"

"Meskipun jika semua wanita cantik dibubarkan, tidak mungkin kan, ia membiarkan halaman-halaman aula besar dan kecil di dalam Istana Kecantikannya untuk mengoleksi debu? Aku bertaruh, mereka mungkin akan dikonversi untuk membangun sebuah tempat yang sangat indah untuk ditinggali oleh satu-satunya wanita yang dicintai."

"Itu peristiwa besar! Aku sungguh ingin mengetahui, siapakah wanita itu! Wanita menawan seperti apakah ia pastinya, hingga Pangeran Hao mengabaikan begitu banyak wanita cantik lainnya hanya demi dirinya?!"

Untuk sesaat, banyak wanita yang mulai iri dengan gadis misterius yang ada di sisi Pei Qian Hao. Ia pastinya sangat cantik, bahkan jauh melebihi tiga gadis tercantik di Bei Min!

Saat itu juga, warga melihat sebuah kereta kuda kekaisaran yang berhenti di depan Istana Kecantikan. Mereka melihat seorang wanita muda yang turun, dan menyadari setelah melihat bagaimana para pengawal kekaisaran menyapanya, bahwa ia sesungguhnya adalah Ibu Suri!

Di Bei Min, semua orang mengetahui bahwa Ibu Suri yang sekarang baru berusia 18 tahun, menjadi seorang janda di usia muda, dan merupakan adik perempuan dalam nama Pangeran Hao! Mengapa Ibu Suri mendadak datang tepat setelah Istana Kecantikan dibubarkan?

Semua orang menahan napas selagi mereka memerhatikan dalam diam. Ibu Suri berjalan menuju ke Istana Kecantikan, tetapi dihadang oleh pengawal kekaisaran di luar sana sebelum ia bahkan bisa masuk.

"Ibu Suri, Anda tidak boleh masuk."

Pei Ya Ran menatap mereka tajam, amarah terbukti nyata di matanya, "Istana Kecantikan sudah akan dibubarkan, jadi, kenapa Ibu Suri ini tidak boleh masuk?"

"Pangeran Hao telah memerintahkan bahwa Komandan Wu yang bertanggung jawab atas urusan ini, dan bahwa tidak ada siapa pun yang boleh ikut campur."

Pei Ya Ran memandangi pengawal-pengawal itu, "Lancang! Ibu Suri ini masuk hari ini; minggir!"

Para pengawal itu berdiri mengakar di posisi mereka hingga pada akhirnya, Pei Ya Ran dengan sengaja mencondongkan dirinya ke tombak mereka yang teracung. "Ibu Suri ini akan lihat, apakah kalian punya nyali untuk melakukan apa pun terhadapku." Kemudian, ia maju ke depan, melangkah di sekitar tombak dan mencoba memaksa masuk.

Jika pengawal tersebut ingin menghentikannya masuk, tidak ada pilihan selain menyerangnya. Bagaimanapun juga, ia adalah Ibu Suri yang sekarang, sementara aku hanyalah seorang pengawal biasa. Ketika tiba saatnya, aku tidak bisa benar-benar menyerangnya.

Oleh sebab itu, ia hanya bisa berbalik dan menuju ke kediaman Pei Yong untuk mencari Wu Ling. 

Pei Ya Ran masuk ke Istana Kecantikan dan disambut dengan gelombang isak tangis. Tak peduli halaman mana yang dilihatnya, ia melihat beberapa gadis pelayan yang sedang mengemasi barang-barang sementara wanita-wanita yang didandani dengan cantik pun mengusap air mata mereka.

Mereka sudah masuk Istana Kecantikan, tetapi, dalam tiga tahun istana ini ada, Pei Qian Hao tidak pernah sekali pun menginjakkan kaki ke dalam kamar mereka. Sekarang, mereka diusir keluar dari Istana Kecantikan, mereka akan menjadi aib bagi keluarga saat mereka kembali ke rumah. Beberapa tadinya milik rumah tari, dan tidak punya tempat yang disebut rumah, kecuali mereka kembali ke pekerjaan lama mereka.

Mereka telah menjadi target pengirian semua orang ketika mereka meninggalkan rumah tari. Kini, karena mereka akan kembali, orang-orang itu sudah pasti akan mempermalukan mereka. Siapa yang sanggup menanggung perbedaan dalam perlakuan tersebut?

Pei Ya Ran memerhatikan dengan tatapan dingin. Namun, ia menyadari bahwa, dari salah satu aula, ia hanya bisa mendengar seorang gadis pelayan yang bicara tanpa henti.

"Nona, apa yang harus kita lakukan? Haruskah kita kembali ke Kediaman Tan? Masuk ke Istana Kecantikan adalah satu-satunya harapan Kediaman Tan, tetapi sekarang jadi begini! Nona, katakan sesuatu!"

Pelayan itu terus melanjutkan, tetapi nona-nyatetap diam.

Ketika ia mendengar kata-kata 'Kediaman Tan', Pei Ya Ran sudah tahu bahwa pemilik dari aula ini adalah Tan Ge—putri sulung dari keluarga Tan yang pernah berjaya. Ia merupakan satu di antara tiga gadis tercantik di Bei Min. Dikarenakan merosotnya keluarga Tan, peringkatnya direbut oleh orang lain, dan menghasilkannya dalam situasi sulitnya hari ini.

Beberapa saat kemudian, suara jelas dan cerah dari seorang wanita pun terdengar. "Kita tidak akan kembali ke Kediaman Tan. Kita akan pergi keluar dan mencari pekerjaan untuk dilakukan. Lebih baik menjalani kehidupan yang damai daripada kembali ke Kediaman Tan dan ditertawakan."

"Mana bisa kita melakukan itu? Kepala Keluarga sudah pasti punya cara. Semua harapan keluarga Tan terpancang pada Anda!"

Mendengar perkataan si pelayan, Pei Ya Ran pun mendengus sendiri dan terus maju.

Setelah berjalan sebentar, Pei Ya Ran melihat dua pelayan, satunya gemuk dan satunya kurus, berdiri di aula di sudut. Mereka, tentu saja, Ruo Yuan dan Hong Li. Namun, Pei Ya Ran bahkan tidak mengetahui aula milik siapakah ini, terlebih lagi identitas para pelayannya.

"Ibu Suri, ini adalah halaman yang terakhir." Kasim kekaisaran yang ada di samping memberitahukan ketika ia melihat dinding pembatas di kejauhan.

Ruo Yuan dan Hong Li mendengar kata-katanya. Orang di hadapan mereka benar-benar adalah Ibu Suri! Apakah ia kemari untuk mencari Su Xi-er? Tetapi Su Xi-er tidak ada di sini, ini .... Hong Li adalah yang duluan bereaksi, menarik Ruo Yuan turun selagi ia membungkuk. "Pelayan ini memberi hormat pada Ibu Suri."

Pei Ya Ran menatap ke dalam halaman, "Istana Kecantikan sudah akan dibubarkan. Semuanya sedang mengemasi barang-barang mereka, tetapi hanya kalian berdua yang berdiri di halaman dan tidak melakukan apa-apa."

Hong Li cepat bereaksi dan menjawab dengan segera, "Ibu Suri, pelayan ini sedang berkemas sampai barusan ini. Kami sudah hampir selesai."

"Dimana nona kalian?" Pei Ya Ran mendadak bertanya. Aku tidak melihat Su Xi-er di halaman mana pun sebelumnya. Jika Su Xi-er ada di dalam kamar ini, itu berarti bahwa ia berada di dalam Istana Kecantikan. Jika ia tidak ada, maka itu artinya, kemungkinan ia sedang menemani Pei Qian Hao sekarang juga!

Hong Li tidak tahu bagaimana harus menjawabnya. Apa yang harus dilakukan? Jika kukatakan Nona ada di dalam kamar, Ibu Suri mungkin bersikeras untuk masuk. Jika kukatakan ia tidak ada, ia sudah jelas akan bertanya dimanakah Nona. Apa pun jawabanku, tidak ada jalan keluar!

Ruo Yuan yang biasanya pemalu, melihat tatapan menusuk Ibu Suri dan mulai gemetaran sebelum satu pikiran tiba-tiba saja mendatanginya. "Kasim Sun memanggil Nona kami pagi-pagi sekali dan ia masih belum kembali."

Hong Li mendengar jawaban Ruo Yuan dan menoleh untuk menatapnya. Itu jawaban yang lumayan bagus! Kasim Sun adalah orang yang bertanggung jawab atas Istana Kecantikan, dan juga mematuhi Pangeran Hao! Ia bisa berurusan dengan ini lebih baik ketimbang Ruo Yuan dan aku. Belum lagi, kami sepertinya akan dicambuk karena menentang Ibu Suri, tetapi ia tidak akan berani menyentuh Kasim Sun!

Pei Ya Ran menyipitkan matanya. "Waktu Kasim Sun memutuskan untuk memanggil Nona kalian pas sekali." Lalu, ia dengan cepat berbalik dan memerintahkan si pengawal, "Tunggu di luar Istana Kecantikan. Ibu Suri ini akan pergi menemui Kasim Sun."

Pengawal itu membungkuk dan menerima perintah sebelum pergi.

Pei Ya Ran tidak melirik sama sekali pada Ruo Yuan dan Hong Li sebelum menuju ke arah lain Istana Kecantikan.

Di halaman itu, Ruo Yuan dan Hong Li menghela napas lega. Ruo Yuan begitu ngeri hingga ia terus menepuk-nepuk dadanya guna menenangkan dirinya sendiri sebelum bertanya pelan, "Kapan Su Xi-er kembali? Kenapa Pangeran Hao mendadak membubarkan Istana Kecantikan?"

Hong Li mengangkat satu tangan untuk menepuk pundak Ruo Yuan. "Kau cukup pintar untuk dapat menjawab pertanyaan Ibu Suri, tetapi kenapa kau begitu bodoh sekarang? Hanya kita berdua yang mengetahui kalau wanita yang menemani Pangeran Hao adalah Su Xi-er. Baginya, membubarkan Istana Kecantikan secara tiba-tiba, pastilah dikarenakan oleh Su Xi-er!"

"Benarkah? Pangeran Hao tidak menginginkan wanita lainnya lagi, dan hanya menginginkan Su Xi-er?" Mata Ruo Yuan bersinar terang penuh suka cita dan kegembiraan yang tertulis di seluruh wajahnya. Ia benar-benar merasa bahagia untuk Su Xi-er dari dasar hatinya.

Hong Li menganggukkan kepalanya. "Tentu saja, Su Xi-er itu memikat! Mungkin tampak seakan ia hanya cantik saja sebelumnya, tetapi ia membuktikan bahwa ia juga berotak."

"Apakah Pangeran Hao berencana untuk membiarkan Su Xi-er tinggal sendirian di Istana Kecantikan? Atau apakah ia akan langsung memasukkannya ke Kediaman Pangeran Hao?" Ruo Yuan bertanya lagi.

Hong Li menggelengkan kepalanya. "Tidak tahu, tetapi, tak peduli dimana pun ia berada, Su Xi-er berbeda dari wanita lainnya. Ia adalah satu-satunya yang ada di sisi Pangeran Hao!"

Sementara mereka berdua membahas masa depan Su Xi-er dengan bersemangat, Pei Ya Ran dihentikan oleh Wu Ling. Ia buru-buru kemari dan mencegahnya bertemu dengan Kasim Sun, hanya meningkatkan kecurigaannya bahwa Su Xi-er tidak berada di Istana Kecantikan! 

0 comments:

Posting Komentar