Consort of A Thousand Faces
Chapter 318 : Dipindahkan ke Istana Kedamaian Penuh Kasih
"Commandery Prince Xie, apa yang Anda katakan tidak
tepat. Jika Anda bersikeras untuk mengusut masalah ini, itu harusnya tetap di
antara Anda dan He Xiang Yu. Masalah hamba yang menanggung kesalahan untuk He
Xiang Yu, adalah di antara kami berdua. Terlepas dari bagaimana Anda
memandangnya, hamba tidak ada hubungannya dengan Anda."
Walaupun kata-katanya berputar-putar, mereka memang masuk akal.
Xie Yun mundur selangkah. "Karena kau menganggapnya
demikian, itu akan jadi kesalahan Pangeran ini apabila aku terus mencari-cari
kesalahanmu."
Su Xi-er membungkuk. "Commandery Prince Xie, mohon
maafkan hamba jika apa yang kukatakan telah
menyinggung Anda."
Sebelum ia dapat merespons, Su Xi-er
melanjutkan. "Hamba akan undur diri dulu. Apabila Anda ingin terus
menyelidiki, hamba bersedia untuk menerima hukumannya, tak peduli seberapa
beratnya itu."
Lalu, Su Xi-er segera berbalik dan pergi, tidak melirik Xie Yun lagi.
Kali ini, Xie Yun tidak menghentikannya, mata tersenyumnya hanya agak
menyipit sewaktu ia memerhatikan Su Xi-er menghilang. Kemudian, ia pun
mengalihkan perhatiannya pada semak-semak di samping jalur istana.
"Setelah menguping sekian lama, apa kau tidak akan keluar?"
Beberapa saat yang lama sebelum orang yang sedang bersembunyi di
pepohonan keluar—Lian Qiao! Ia sudah berpura-pura untuk mengikuti dayang istana
yang lainnya ke dapur, tetapi kemudian diam-diam telah memutar lagi. Ia ingin
mengetahui, mengapa Commandery Prince Xie datang ke Istana Samping.
Aku tidak menyangka kalau Su Xi-er juga punya koneksi dengan Commandery
Prince Xie saat ia sudah berkenalan dengan Pangeran Hao.
"Kau cukup bernyali untuk menguping, tetapi sekarang kau
ketakutan?" Meskipun suara Xie Yun lembut, matanya serius.
Lian Qiao langsung berlutut di jalur istana. "Hamba tahu kalau aku
bersalah. Commandery Prince Xie, mohon ampuni nyawa
hamba."
"Menilai dari bajumu, pastinya kau adalah seorang dayang istana
dari Istana Samping. Kenapa kau diam-diam menguping di sini? Apa kau adalah
musuh bebuyutan Su Xi-er?" Tatapan serius di mata Xie Yun sedikit
berkurang, suaranya masih lembut.
Ekspresi Lian Qiao agak rileks, tetapi ia masih tidak berani sembrono.
"Hamba bukan teman ataupun musuh Su Xi-er; hubungan kami biasa saja."
Bibir Xie Yun agak melengkung membentuk seulas senyuman. Kalau
mereka bukan musuh bebuyutan, kenapa ia datang untuk menguping kami?
"Siapa namamu?"
Lian Qiao waspada dan menundukkan kepalanya. "Nama hamba adalah
Lian Qiao."
"Lian Qiao? Seperti nama herba itu?"
Lian Qiao mengangguk. "Itu adalah nama herba. Sebelum hamba masuk
ke istana kekaisaran, aku berasal dari sebuah keluarga aristokrat Pengobatan
Tradisional Cina."
Xie Yun menatapnya dengan cermat. Meskipun tampangnya tidak bisa
dibandingkan dengan Su Xi-er, ia masih tampak cukup cantik. Ditambah lagi, ia
pasti mengetahui banyak soal obat-obatan berkat keluarganya.
Oleh karenanya, Xie Yun mengangkat tangan guna memberinya sinyal untuk
bangkit. "Pangeran ini tidak akan menghukummu. Sebaliknya, aku akan
menyuruh seseorang untuk datang dan segera membawamu ke Istana Kedamaian Penuh
Kasih. Mereka membutuhkan seorang tabib wanita, dan kebetulan sekali kau
memenuhi persyaratan."
Kata-kata kasual Xie Yun telah meningkatkan kedudukan sosial Lian Qiao
dengan cepat. Dari Istana Samping ke Istana Kedamaian Penuh Kasih. Aku
akan menjadi tabib wanita pribadi Ibu Suri!
Lian Qiao gembira sekali. Mendaki tangga sosial, bukankah ini
adalah apa yang kuinginkan? Aku tidak menyangka kalau mengumpulkan keberanian
untuk menguping akan membawa pada keberuntungan seperti ini hari ini!
Ia segera membungkuk. "Terima kasih banyak, Commandery
Prince Xie."
"Kembali ke kamarmu dan berkemaslah."
Saat ia mendengar kata-kata Xie Yun, Lian Qiao membungkuk dan menjawab
mengiyakan sebelum berbalik pergi.
Segera saja, kabar bahwa Commandery Prince Xie
mengirimkan Lian Qiao ke Istana Kedamaian Penuh Kasih menyebar di seluruh
Istana Samping. Banyak dayang istana yang terkejut. Apa yang Su Xi-er
katakan sungguh jadi kenyataan! "Dengan begitu banyaknya dayang istana
yang datang dan pergi, mungkin kau tidak akan menggosok pispot selamanya."
Baru dua jam, dan posisi Lian Qiao telah mengalami perubahan yang
drastis!
Akan tetapi, beberapa orang juga meragukannya. "Commandery
Prince Xie meminta Su Xi-er untuk tetap tinggal bersamanya, jadi,
mengapa Lian Qiao dikirimkan ke Istana Kedamaian Penuh Kasih? Tampaknya, ada
sesuatu yang terjadi di antara mereka."
Ia baru saja menyelesaikan kalimat ini ketika orang lainnya memukul
kepalanya. "Ibu Suri sudah pernah memerintahkan orang untuk mencoba
menangkap Su Xi-er beberapa kali. Ditambah dengan fakta bahwa Su Xi-er secara
tak langsung terkait dengan kematian kucing yang disukai oleh Ibu Suri,
kemungkinan bahwa, Ibu Suri akan memikirkan suatu cara untuk mengulitinya siang
dan malam!"
Tepat di saat inilah, Su Xi-er dan Hong Li kebetulan lewat.
Ketika Hong Li ingin mengucapkan balasan yang galak, Su Xi-er menariknya kembali dan memberi sinyal untuk tetap diam.
Hong Li mengangguk enggan dan mengikuti Su Xi-er.
Saat ini, Dayang Senior Liu berjalan mendekat. Pertama, ia memarahi
dayang-dayang istana yang sedang bergosip, sebelum beralih pada Su Xi-er.
"Pergilah ke Departemen Rumah Tangga Kekaisaran dan bawakan sejumlah kain
kasar kemari."
Su Xi-er mengangguk. Ketika ia berjalan melewati Dayang Senior Liu, ia
mendengarnya berbisik, "Ada sesuatu yang penting yang ingin diberitahukan
Kasim Zhang padamu."
Su Xi-er tidak bilang apa-apa, tetapi agak mengangguk sebelum pergi
dengan cepat.
Ketika dayang istana lainnya melihat Su Xi-er berjalan pergi dengan
begitu cepatnya, mereka hanya berpikir kalau perintah Dayang Senior Liu
sangatlah mendesak.
Dayang Senior Liu melihat ke arah para dayang istana di depannya dengan
ekspresi yang baik hati, tetapi suara yang tegas. "Lian Qiao telah
dipindahkan ke Istana Kedamaian Penuh Kasih, jadi kita akan membutuhkan
seseorang yang baru untuk menggosok pispot. Siapa yang mau jadi sukarelawan?"
Sesuai dugaan, semuanya langsung terdiam. Kemudian, Dayang Senior Liu
menatap Hong Li. "Kau yang lakukan. Mungkin, kau dapat menemukan
kesempatan, sama seperti Su Xi-er dan Lian Qiao."
Dayang Senior Liu tidak bodoh dan sengaja membuat komentar seperti itu.
Sesuai dugaan, banyak dari dayang istana lain yang segera mulai menjadi
sukarelawan setelah mendengar kata-katanya.
Hong Li memahami tujuan Dayang Senior Liu, sehingga ia sengaja menjawab,
"Dayang Senior Liu, hamba akan melakukannya."
Ekspresi pada para dayang istana yang lainnya jadi kecut saat mereka
mendengar ini; seolah seseorang telah merebut sebuah pekerjaan yang luar biasa
dari mereka.
Pada akhirnya, Dayang Senior Liu menunjuk ke dayang istana yang paling
emosional. "Kau yang lakukan."
Dayang istana yang terpilih segera menerima perintah tersebut.
"Terima kasih, Dayang Senior Liu."
"Pergilah sekarang. Jika muncul lecet-lecet di tanganmu, datang
padaku untuk mendapatkan obat untuk itu."
Dayang istana itu segera menjawab. "Terima kasih banyak, Dayang
Senior Liu. Hamba pasti akan melakukan pekerjaanku dengan baik." Setelah
itu, si dayang pun segera berlalu dengan tampang senang di wajahnya.
Pekerjaan yang semua orang hindari, kini adalah yang paling
diidam-idamkan.
***
Sementara itu, di bawah perintah Dayang Senior Liu, Su Xi-er datang ke
Departemen Rumah Tangga Kekaisaran. Kasim di luar sudah diinstruksikan oleh
Kasim Zhang dan dengan cepat membiarkan Su Xi-er masuk ke dalam.
Su Xi-er menemukan Kasim Zhang berada di dalam gudang. Ia mengambil
setumpuk kain kasar dan menyerahkan mereka pada Su Xi-er. "Bawa ini pada
Dayang Senior Liu. Setiap dayang harus membuat set pakaian mereka sendiri
dengan ini. Kain ini ada kapas empuk di dalamnya, sehingga akan jadi lebih
hangat dikenakan oleh mereka di musim dingin."
Su Xi-er mengangguk dan menerima tumpukan itu.
Hanya setelah melihat bayangan hitam melintas di luar gudang, barulah
Kasim Zhang membuang ekspresi tegasnya. "Departemen Rumah Tangga
Kekaisaran telah diawasi oleh pengawal dari Istana Kedamaian Penuh Kasih sejak
semalam. Jika aku punya kabar untukmu di masa yang akan datang, aku akan
menyuruhmu datang dan mengambil barang. Untuk saat ini, aku harus
memberitahukanmu bahwa Perpustakaan Kekaisaran sedang mencari seorang dayang
istana untuk mengatur buku-buku catatan mereka. Pangeran Hao berencana untuk
merekomendasikanmu untuk posisi itu."
Su Xi-er mengangguk dan teringat apa yang diberitahukan Pei Qian Hao
padanya semalam. "Setelah beberapa waktu, kau tidak akan berada di
Istana Samping lagi."
Jadi, itu karena ia berencana untuk membuatku tinggal di Perpustakaan
Kekaisaran, alih-alih di Kediaman Pangeran Hao.
Ekspresi Kasim Zhang mendadak jadi serius. "Namun, Commandery
Prince Xie tiba-tiba saja jadi terlibat dan juga merekomedasikan
wanita lain untuk posisi tersebut. Pokoknya, sebaiknya kau berhati-hati
terhadap Commandery Prince Xie."
Su Xi-er mengangguk. "Terima kasih banyak atas pengingatnya, Kasim
Zhang. Commandery Prince Xie sudah mencoba memancingku hari
ini." Saat ini, tiba-tiba saja Su Xi-er mengubah topiknya. "Kasim
Zhang, terima kasih banyak karena memberikan hamba begitu banyak kain
kasar."

0 comments:
Posting Komentar